BMW Group di Gaikindo Indonesia International Autoshow 2015.

Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015 berlangsung di ICE BSD dan merupakan pameran otomotif terbesar di ASEAN. Sekali lagi BMW Group Indonesia mencetak sejarah dengan menampilkan boot bertaraf internasional dan termasuk terbesar bagi BMW Group dengan total luas 1500m2.

Pelayanan dan pengalaman yang tidak terlupakan diutamakan bagi semua pengunjung yang mengunjungi paviliun BMW Group. Namun untuk lebih mengetahui seperti apa paviliun BMW Group di GIIAS 2015. Silahkan melihat video berikut:

 

Restart writing..soon but not as much as before.

Dear Readers,

Sudah hampir setahun terakhir saya menulis artikel di blog saya dan memang karena kesibukan yang luar biasa di pekerjaan sehari-hari yang membuat saya tidak bisa menulis rutin seperti dulu.

Tentu saya masih berusaha
memberikan artikel yang menarik yang berkaitan dengan travelling dan dunia otomotif khususnya mobil.

Kind regards.
Ariefinm

BMW Welt. Memberikan pengalaman brand terbaik didunia

BMW_Welt_1Brand Experience atau pengalaman suatu brand adalah satu hal yang sangat diperhatikan oleh BMW AG. Dengan memberikan suatu pengalaman tak terlupakan maka pelanggan senantiasa ingin kembali merasakan pengalaman tersebut. Hal seperti inilah yang membuat BMW memutuskan membangun BMW Welt. Fasilitas ini bukan sekedar merupakan ‘Showroom” terbesar didunia namun memang ditujukan bagi siapapun yang mengunjungi untuk bisa mengetahui secara dekat apa saja yang termasuk didalam lini produk BMW Group.

Hanya di BMW Welt kita dapat dengan leluasa menyentuh, mengambil gambar dan duduk didalam BMW, MINI, BMW Motorrad dan bahkan Rolls Royce terbaru. Hal yang mungkin tak terbayangkan dapat kita lakukan begitu saja. Ini menjadikan BMW Welt sangat menarik bagi siapapun yang merupakan penggila otomotif terutama BMW. Hal yang mendasari pembuatan BMW Welt adalah karena di Jerman sendiri pembelian kendaraan merupakan sesuatu yang sangat istimewa dan merupakan hal yang tak terlupakan dan ini yang dapat dikuasai oleh BMW dengan sangat baik pada saat mendesain BMW Welt tersebut.

BMW_Welt_intDi BMW Welt bukan hanya ajang display kendaraan namun juga diadakan atraksi-atraksi menarik pada jam-jam tertentu yang akan membuat memukau pengunjung ke BMW Welt. Dan hingga saat ini sudah sekitar 2,2 juta orang telah mengunjungi Welt.

Salah satu atraksi menarik dari BMW Welt adalah atraksi Stunt Riding dengan pengendara dari BMW Motorrad. Dengan menggunakan motor BMW GS1100 sang pengendara dengan lihai bermanuver didalam BMW Welt menunjukkan keahlian berkendara namun juga kekuatan dari kendaraan BMW Motorrad.

BMW_attraction_1Dengan cara naik turun tangga tanpa sedikitpun menurunkan kaki memberikan bukti kestabilan dan kekuatan motor BMW serta keahlian para pengendaranya. Dan yang harus diingat bahwa kita sebagai konsumen pun dapat memperbaiki tingkat keahlian berkendara dengan mengikuti BMW Driving / Riding Experience.

BMW_attraction_2Namun tujuan utama dari pembuatan BMW Welt adalah sebagai pusat penghantaran kendaraan BMW terbaru kepada para pelanggan dengan mengutamakan pemberian pengalaman memiliki kendaraan BMW terbaru yang tidak terlupakan. Karena yang diingat oleh BMW adalah bahwa pengalaman serah terima kendaraan baru adalah titik kesenangan tertinggi bagi seorang pelanggan dan tentu ini harus dapat dipenuhi sebaik mungkin.

Pada saat hari H tiba untuk menerima kendaraan. Kita akan diinformasikan oleh Sales Consultant untuk dapat mengambil kendaraan. Pada saat tiba di BMW Welt tidak serta merta langsung diserahkan namun melalui beberapa tahap yang dapat mengambil waktu 1/2 hari atau 1 hari dengan berbagai acara seperti tour keliling Welt, BMW Museum bahkan pabrik dimana kita bisa melihat secara langsung cara pembuatan kendaraan dan itu hanya dalam lingkup yang sangat dekat. Pada saat tiba acara puncak serah terima. Kita akan menuruni tangga dari ruang tunggu yang ada di lantai atas menuju Dek bawah tempat serah terima kendaraan. Tangga menuruni tangga adalah eksklusif bagi pelanggan yang mengambil kendaraan sehingga tidak akan terganggu oleh pengunjung BMW Welt pada umumnya.

handover_area_2Kendaraan yang akan kita ambil berada pada satu platform berputar sehingga menambah keistimewaan karena kita melihat kendaraan kita secara 360 derajat ditambah dengan latar belakang kantor pusat BMW. Setelah dilakukan penjelasan oleh petugas Hand Over maka kita diberikan yang disebut Victory Lap (mengelilingi wilayah handover) dan keluar melalu jalur khusus. Kendaraan siap menaklukkan jalanan Jerman dan kita bisa menikmati Eropa dengan kendaraan sendiri.

handover_area_1Ini menjadikan penyerahan kendaraan BMW sebagai pengalaman tak terlupakan. Namun bagi yang ingin mengalami pengalaman yang lebih eksklusif maka BMW ada layanan Premium handover dengan lounge khusus yang semakin menambah pengalaman tak terlupakan memiliki BMW terbaru. Seperti yang dapat dilihat di video dibawah ini dari sepasang suami istri dari Amerika Serikat yang membeli BMW 4 Series.

Walau kita merasa di Indonesia tidak ada hal seperti ini namun masalah penyerahan kendaraan secara khusus menjadi perhatian bagi BMW dan standar penyerahan yang tak terlupakan dapat diterapkan di dealer-dealer BMW setempat. Kita tunggu saja perkembangan dan juga ingin tahu apakah Anda juga menginginkan pengalaman tak terlupakan bila memiliki kendaraan baru.

 

 

 

Frankfurt menuju Munchen dan menjemput BMW M135i

Setelah menerima SPLP dari Konsulat Jendral RI di Frankfurt menuju ke BMW Press Service Center di Garching bei Munchen yang merupakan kota diluar Munchen.

Maps FRA-MUNPerjalanan membutuhkan setidaknya 3 jam, 29 menit dan melalui E41 dan A9. Setidaknya  saya sudah merasa tenang dengan adanya SPLP dan saya berusaha menikmati perjalanan berikutnya. Perjalanan sejauh 400km tentu akan membuat perjalanan sedikit membosankan sehingga saya memutuskan untuk setidaknya berusaha melihat beberapa objek wisata yang mungkin menarik untuk dilihat.

Kebetulan hal pertama yang menjadi ketertarikan saya ada satu papan besar di pinggir Autobahn yang bertuliskan Schloss Johannisburg. Dan ini membangkitkan rasa keingintahuan saya mengenai kota Aschaffenburg serta kastil tersebut. Navigasi pada BMW Connected Drive saya coba tempatkan kepada Point of Interest di Area yang saya berada dan ada informasi yang cukup jelas mengenai Johannisburg. Ditambah adanya Google Search semakin membantu dalam menuju tempat tersebut.

Aschaffenburg adalah kota yang sangat tua dan bahkan muncul didalam catatan Kaisar Otto II di 974 SM, ada beberapa gedung bersejarah di Aschaffenburg yaitu Stiftsbasilika yang telah tercatat di abad ke-10 serta Pompejanum yang dibangun oleh Kaisar Ludwig I di abad ke-19 yang didasarkan atas sebuah villa “Castor dan Pollux” di Pompei.

Yang paling mengesankan di Aschaffenburg adalah kastil Johannisburg yang dibangun pada tahun 1605-1614 oleh Georg Ridinger dan menjadi rumah resmi kedua bagi para Uskup dan Prinz-Elector dari Mainz hingga 1803, dari 1814 maka Johannisburg menjadi kediaman dari keluarga kerajaan Bayern dan ini bertahan hingga 1908 yang merupakan akhir dari kerajaan Bayern. Bangunan Johannisburg sendiri terbuat dari batu pasir merah (red sand stone) yang merupakan khas untuk daerah ini.

johannisburgBangunannya sendiri terdiri dari empat sisi dengan empat menara pada setiap sudut. Satu hal yang istimewa adalah keasrian alam yang dipertahankan di kota ini serta iklim yang menyenangkan sehingga wajar menjadi kota yang paling disenangi oleh Kaisar Ludwig I.

Aschaffenburg__johannisburg_sideSatu hal yang menarik dari kastil Johannisburg ini adalah koleksi maket dari bangunan-bangunan bersejarah zaman romawi yang terbuat dari gabus. Dan semuanya ada didalam museum nasional yang ada di kastil ini. Satu hal yang menarik juga adalah kenyataan bahwa kastil ini sempat terbakar habis dan rusak berat pada saat Perang Dunia Kedua oleh bom-bom Sekutu serta perperangan dalam kota. Namun pemerintah Jerman memutuskan diperlukan pengembalian keindahan kastil ini dan dibangun kembali serta dibuka untuk umum pada tahun 1964.

Aschaffenburg__johannisburg_parkSelain Johannisburg yang menjadi hal yang menarik mengenai Aschaffenburg adalah bahwa dia merupakan Kota pusat kebudayaan bagi Jerman dan mempunyai arsitektur kota lama yang sangat menarik dan terpelihara dengan baik. Jalan-jalan kecil yang memberi pemandangan yang sangat berbeda bagaikan melewati kapsul waktu. Aschaffenburg__city_CenterBangunan-bangunan lama memberikan suasana yang sangat berbeda bagi kota kebudayaan ini, satu hal disayangkan di Indonesia dimana bangunan lama justru dirontokkan demi keuntungan komersial seperti Mall.

Bangunan dengan arsitektur khas Jerman memberikan suasana yang bagaikan memasuki buku cerita Grimm dan membuat kita semakin penasaran berusaha menelusuri seluk beluk kota lama. Satu hal yang menjadi surga bagi para fotografer atau penjelajah yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai sejarah suatu kota.

Aschaffenburg__city_Center_2Sebagai kota budaya maka banyak sekali event yang dilakukan di Aschaffenburg dan ada juga teater kota Aschaffenburg yang berarsitektur modern namun dapat dikombinasikan dengan arsitektur kota lama.

Aschaffenburg_TheatreSebagai tempat tinggal bagi para Uskup dan Prinz-Elector dari Mainz maka tidak mengherankan bahwa lambang dari kota Aschaffenburg adalah kastil Johannisburg dengan Uskup. Dan pentingnya kota ini bagi para uskup terlihat juga dari banyaknya bangunan gereja di Ashaffenburg. Salah satunya Stiftsbergbasilika yang didirikan pada abad ke-10 dan merupakan pusat dari biara St.Peter dan Alexander. Hingga 1803 dia menjadi lambang kekuatan spiritual dari para Uskup dan Prinz Elector dari Mainz.

Aschaffenburg__Old_ChurchBasilika ini sudah berdiri selama 1000 tahun sehingga merupakan hal yang sangat luar biasa bisa melihat gedung yang sangat bersejarah.

Aschaffenburg__statueSelain menjadi kota yang sangat penting bagi para Uskup serta menjadi kota kebudayaan, Aschaffenburg juga mempunyai karakter yang sangat bersahabat bagi pengunjung ditambah dengan jumlah pub, cafe, wine bar dsb tertinggi di Bayern. Ditambah dengan karakter kota tua semakin memberi suasana hangat dan romantis serta bisa menjadi hal yang tidak terlupakan bila kita sedang mengunjungi dengan pasangan kita.

Aschaffenburg__Old_Ally_2 Aschaffenburg__Old_AllyYang pasti bila ada waktu yang lebih panjang tentu saya ingin mencoba eksplorasi kota ini lebih mendalam untuk beberapa hari.

Aschaffenburg_X3Warna Deep Sea Blue di BMW X3 xDrive20d ternyata masih cocok dengan suasana kota Aschaffenburg dan mungkin karena dikaruniai oleh cuaca yang bersahabat semakin membuat saya bersemangat dalam melaksanakan road trip ini.

Perjalanan dari Aschaffenburg menuju ke Garching berjalan biasa saja, tidak ada hal yang menarik yang membuat saya berhenti dan mencoba melihat Google Search tidak ditemukan hal-hal yang menarik mata atau minat untuk berhenti. Jadi perjalanan dilanjutkan ke BMW Press Service Center untuk menjemput BMW M135i yang menjadi kendaraan pengganti selama di Munchen.

BMW_press_centerBMW_M_135_I