Mengawali perjalanan Amsterdam-Stuttgart, menjemput X3 di BMW Amsterdam.

AmstedamAkhirnya saya berkesempatan untuk menulis perjalanan saya selama di Eropa selama 2,5 minggu. Baik suka dan dukanya. Walaupun banyak merasa saya sangat beruntung bisa jalan-jalan dan mencoba kendaraan terbaru di Jerman dan Belanda namun masih ada beberapa suka dan dukanya. Setelah menempuh perjalanan melelahkan dari Jakarta menuju Amsterdam dengan pesawat KLM. Maka saya tiba pada pagi hari jam 06.00 di Amsterdam. Cuaca juga masih sangat dingin yaitu 8 derajat celcius dan berkabut. Seperti yang terlihat di gambar yang diatas. Agak suram, dingin dsb. Dan bahkan dikatakan ini adalah bulan Mei terdingin di Belanda selama 120 tahun.

Minggu pertama ini adalah untuk memenuhi undangan konferensi serta rapat untuk pekerjaan saya. Setelah pekerjaan selesai baru hal-hal yang menyenangkan yang akan dilakukan. Saya tentu sudah tidak sabar menunggu hari Jumat dimana saya bisa menjemput kendaraan yang akan membawa saya dalam perjalanan panjang dari Amsterdam menuju Munchen. Singkat cerita, karena masalah konferensi akan membosankan, tibalah kita pada hari Jumat 24 Mei 2013 dimana saya diminta oleh BMW AG menjemput kendaraan di dealer BMW Amsterdam yang terletak di Pieter Braaijweg 2, Amsterdam Amstel Business Park.

BMW Dealer Amsterdam_2Kebetulan Jum’at itu cuaca sedikit cerah dan saya bisa melihat dengan jelas seperti apa standar dealer BMW yang ada di Eropa. Kalau dilihat sangat berbeda dengan di Indonesia dimana BMW Amsterdam menggunakan konsep full glass seperti sebuah gallery atau hanggar dimana kita bisa melihat hampir semua tipe BMW yang dijual dan ini mungkin pertama kali saya lihat sebuah dealer dengan begitu banyak pilihan BMW.

BMW Dealer AmsterdamBMW Amsterdam juga bergabung dengan dealer MINI Amsterdam sehingga terlihat ini adalah dealer yang cukup besar. Selain BMW dan MINI baru. Dealer ini merupakan salah satu dealer bagi BMW M serta juga melayani BMW Premium Selection yang merupakan kendaraan bekas BMW yang diperiksa secara seksama dengan 72 kriteria.  Kalau kita lihat didalam gambar maka bagian yang terparkir kendaraan dinamakan “Het Dek” atau bisa disebut Anjungan dalam bahasa Indonesia. Dimana semua kendaraan BMW dalam hal serah terima servis ataupun penyerahan kendaraan baru dilakukan diatas “Dek” tersebut. Tujuannya agar pelanggan serta sales consultant atau service advisor dapat memberikan keterangan yang jelas perihal kendaraannya. Tentu dek ini juga sangat leluasa untuk kita bergerak.

Memasuki dealer BMW Amsterdam saya disambut oleh resepsionis yang ramah yang langsung mencoba membantu mencarikan PIC dimana saya harus menerima kendaraan. Tentu diminta menunggu dengan hidangan Capuccino yang sangat nikmat. Sambil menunggu saya coba mengamati seperti apa dealer BMW Amsterdam ini dan apa yang membedakannya dengan dealer-dealer di Indonesia.

Coffee time BMWSatu hal yang sangat menyenangkan adalah adanya lounge yang cukup luas dan terang (karena penggunaan kaca yang banyak) sehingga membuat betah pelanggan berlama-lama didalam dealer, satu hal yang mungkin agak masih menjadi impian di Indonesia.  Satu hal yang sangat menarik adalah ditempatkan salah satu heritage BMW yaitu BMW Isetta yang merupakan salah satu kendaraan paling kompak yang dikeluarkan BMW pada tahun 1955.

Isetta_BMW_AMSNamun tidak melupakan menempatkan kendaraan terbaru mereka dekat dengan lounge yaitu BMW 320i Touring, sehingga bagi yang sedang duduk-duduk menunggu kendaraan sedang diservis dapat melihat kendaraan baru dengan leluasa. Memang disediakan seksi khusus bagi kendaraan-kendaraan yang dijual. Namun ini bisa dikatakan merupakan salah satu trik psikologis dimana biasanya seorang pelanggan yang sedang melakukan servis kendaraan tidak serta merta ingin membeli kendaraan baru. Namun perlu dibangkitkan sedikit rasa ingin tahunya dia dengan semacam teaser seperti ini.

BMW_AMS_3_TouringSetelah menghabiskan Capuccino-nya. Saya disambut oleh Dave da Costa, PIC yang menyerahkan BMW X3 xDrive20d kepada saya. Dan diminta untuk mengikutinya ke “Dek” untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut. Walau saya sudah terbiasa dengan BMW namun tentu menjadi hal menarik untuk mengetahui bagaimana Standar Prosedur dari pengenalan produk di Belanda. Dan bisa saya katakan standar yang digunakan sangat tinggi dan mengikuti dengan seksama “Six Step Vehicle Walk Around” yaitu memberi penjelasan secara mendetail mengenai produk yang kita gunakan serta apa menjadi keunggulan serta kenapa didesain sedemikan rupa tentu dengan tata cara pengoperasian kendaraan.

Salah satu pertanyaan yang timbul kemudian adalah bagaimana caranya menggunakan BMW Routes yang ada di BMW Connected Drive. Ternyata untuk hal tersebut ada petugas khusus lagi yang dinamakan BMW Product Genius.

BMW GeniusDan BMW Product Genius adalah salah satu konsep terbaru dari BMW dalam melayani pelanggan. BMW Product Genius sendiri bekerja berdampingan dengan Sales Executive atau Business Manager dalam membantu menjelaskan berbagai macam aspek yang ada didalam kendaraan BMW. Karena konsep “satu orang mengetahui semuanya” sudah tidak dapat diterapkan lagi mengingat begitu tingginya fitur yang ada didalam kendaraan saat ini terutama adanya fitur-fitur yang tersembunyi di BMW.

BMW Product Genius adalah orang-orang muda yang sangat paham dengan teknologi dan dapat berkomunikasi dengan sangat baik kepada pelanggan mengenai teknologi atau fitur yang ada pada kendaraan seperti masalah EfficientDynamics, BMW Connected Drive, Head Up Display dan sebagainya. Kita bisa mengenali mereka dari Polo Shirt atau Jaket yang bertuliskan BMW Genius. Tentu dengan adanya BMW Genius sedikit dapat membantu mengurangi “tekanan penjualan” yang biasanya dihadapi seorang pelanggan pada saat berhadapan dengan sales executive.

Setelah mendapatkan penjelasan yang mendetail mengenai BMW Connected Drive tentu saya sudah sangat siap untuk melakukan petualangan pertama saya yaitu perjalanan dari Amsterdam menuju Stuttgart. Tentu akan saya ceritakan dalam artikel yang terpisah 🙂

BMW_X3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s