Test Drive: BMW 730Ld…sensasi diesel di sedan premium

1Sedan premium dengan bahan bakar Diesel? Nggak mungkin kalau kita masih berada di tahun 2000 dan sejarah menunjukkan bahwa kendaraan diesel pada segmen premium juga belum mendapatkan respons yang begitu baik seperti Mercedes Benz C270 CDI yang mungkin hanya beredar segelintir di jalanan Jakarta. Namun BMW Indonesia sejak 2012 mulai gencar memasarkan kendaraan menggunakan mesin diesel mulai dari seri X1, X3, X5 (semuanya SUV) dan sedan 520d. Kini BMW bahkan berani memasukkan versi diesel di segmen yang sedan premium dengan the new 7 series dengan tipe 730Ld.

Seri 7 terbaru ini selain mendapatkan mesin diesel juga mempunyai tampilan yang berbeda dibanding versi terdahulu. Terutama pada segi lampu depan yang berbentuk elips berbeda dengan BMW pada umumnya yang berbentuk bulat. Namun desain ini bukan hanya sekedar estetika tapi BMW seri 7 terbaru ini dilengkapi dengan lampu Adaptive LED Headlights yang merupakan teknologi terbaru dibidang pencahayaan dan ditambah dengan adanya Dazzle Free High Beam Assistance yang akan memposisikan lampu utama ke high beam secara otomatis pada saat kita melewati jalan yang gelap dan sepi. Bila ada kendaraan lain maka dia akan otomatis memposisikan lampu agar tidak silau, walau tetap dalam posisi High Beam.

Tampilan baru dari 7 series ini semakin membuat dia kelihatan sporty namun elegan dan bahkan ada perasaan terintimidasi pada saat kita melihat kendaraan ini mendekat di spion kita apalagi pada saat kita melihat “Corona” rings menyala. Dan tampilan seri 7 yang sekarang bisa saya katakan jauh lebih berhasil dibanding pada saat Bangle menampilkan seri 7 E66. Saya masih ingat perkataan salah satu customer saya kenapa dia tidak mau beli E66 karena bagian belakangnya mirip peti mati asal Tionghoa. (peti mati vampir yang biasa kita lihat di film).

Seri 7 yang sekarang terlihat jauh lebih elegan dengan garis yang tegas namun ukuran yang juga jauh membesar. Menurut data, di kelas sedan premium, seri 7 kini merupakan sedan terbesar dibanding rivalnya, bahkan S-class.

Dengan sumbu roda 3210 mm ini adalah sumbu roda terpanjang yang pernah saya coba namun yang menarik adalah bahwa walau ini adalah kendaraan yang besar namun kelincahan dari seri 7 masih setara dengan seri 5. Dan memang sumbu roda sepanjang ini tentu membuat seri 7 sangat nyaman pada saat kita kendarai terutama di kursi belakang yang mempunyai ruang kaki yang sangat luas.

Seperti dikatakan sebelumnya, wheelbase yang panjang memang membuat nyaman pada saat kecepatan tinggi namun biasanya akan kesulitan pada saat menikung, namun hal ini tidak terdapat pada 730Ld karena tersedianya Driving Dynamics dengan Adaptive Suspension dimana adanya pilihan COMFORT+, COMFORT, SPORT dan SPORT+. Saya lebih senang posisi pada COMFORT atau SPORT karena kalau kita meletakkan modenya di COMFORT+ maka suspensi akan menjadi sangat lembut sehingga menjadi terlalu nyaman. Mungkin bila majikan sedang duduk dibelakang tentu akan merasa sangat nyaman dengan COMFORT+ namun bagi yang mengemudikan dia akan kesulitan mengendalikan karena begitu lembutnya settingan suspensi.

IMG_2183

Namun selain kenyamanan suspensi dan pengendalian tentu yang ingin diketahui bagaimana rasanya mengendarai sebuah sedan premium yang ditenagai oleh mesin Diesel. Yang pasti rasanya luar biasa karena mesin Diesel terkenal dengan torsi yang besar pada putaran yang rendah sehingga sensasi berkendara berbeda dibanding dengan mesin bensin. Sensasi torsi sebesar 560Nm yang sudah keluar di 1.500rpm adalah hal yang mungkin agak susah digambarkan dengan tulisan. Anda harus merasakannya untuk meyakini bahwa mesin Diesel bukanlah seburuk yang kita kenal selama ini yaitu lamban, kotor dan bau.

Torsi sebesar 560Nm memudahkan untuk menggerakkan kendaraan seberat 2ton ini untuk berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 6,2 detik dan kecepatan puncak mencapai 250km/jam. Ini semua berkat mesin Diesel enam silinder segaris dengan Twin Power Turbo yang mempunyai kapasitas sebesar 3000cc. Ini adalah mesin terbaru dari BMW dalam hal diesel dan bahkan ada mesin tipe N57S dengan Triple Power Turbo technology yang digunakan pada BMW M Performance.

IMG_2193

Bila kita mengingat seri 7 yang awal yaitu E66 dimana pertama kali ditampilkan sistem i-Drive. Maka siapapun yang pernah mencobanya akan frustrasi besar-besaran. Karena saking rumitnya pengendalian i-Drive. Bahkan tombol pengganti gigi diletakkan pada kolom setir sehingga sedikit membingungkan pada awalnya. Pada seri 7 sekarang, maka i-Drive sudah jauh lebih sederhana dan ini juga terlihat di semakin distandarkan i-Drive di semua lini BMW. Serta kembalinya tongkat persneling ke konsol tengah.  Yang menarik dari i-Drive pada BMW adalah selain jauh lebih sederhana kini juga ditampilkan full internet browser pada BMW Connected Drive agar siapapun yang berada didalam seri 7 dapat leluasa membuka internet untuk melihat agenda pertemuan kedepan atau membuka email. Bahkan synchronisasi dengan Blackberry dapat menampilkan pesan yang masuk sehingga memudahkan kita yang mungkin menunggu keputusan penting dari klien kita.

IMG_2194Satu hal yang sangat menarik justru pada BMW Seri 7 ini adalah adanya fasilitas menunjuk arah kiblat. Mungkin ini adalah yang pertama di Indonesia dimana ada kendaraan menunjukkan arah kiblat. Mungkin pihak PT BMW Indonesia melihat potensi pasar yang besar di Indonesia yang notabene mempunyai penduduk muslim terbesar didunia. Tentu ini adalah hal menarik karena produsen asal Jerman justru memperhatikan adanya arah kiblat bagi pemiliknya. Mungkin kedepan dia akan mengingatkan kita juga waktu shalat dan disesuaikan dengan lokasi dimana kita berada. Dan kiblat ini tidak hanya tampil di layar di bagian depan, namun juga dilayar di bagian belakang. Berbicara tentang layar di ruang belakang. Baik kedua layar / monitor tsb dapat diatur dengan fungsi masing-masing. Jadi bisa saja yang satu menonton DVD sedang yang satu tetap internet. Input GPS pun bisa dilakukan dari belakang namun tampilan rute hanya akan tampil di layar depan.

IMG_6206 IMG_6201

Selama berkendara dengan 730Ld saya juga coba ECOPRO Mode yang merupakan bagian dari Efficient Dynamics di BMW dan ada satu feature yang berbeda dibanding mode ECOPRO yang ada di seri BMW yang lain yaitu ada feature “Sailing” dimana pada saat kita melaju konstan diatas kecepatan 60 km/jam dan kita lepas gas maka putaran mesin akan idle namun kendaraan tetap melaju dengan kecepatan yang sama tanpa adanya engine brake. Hal ini sebagai upaya memberikan efisiensi terbaik dari seri 7 ini. Fitur ini memberikan sensasi seolah mengendarai Hybrid dan justru semakin memacu kita berusaha mencapai efisiensi tertinggi dengan fitur ECOPRO with Saili

IMG_6200Secara umum BMW Indonesia telah mengenalkan hal yang berbeda dengan memasarkan versi diesel pada beberapa seri mereka dan kita bisa lihat bahwa semakin banyak APM serta konsumen Indonesia mulai melihat Diesel sebagai alternatif kendaraan yang hemat BBM namun tetap bertenaga dan tidak lagi ada kesan ini adalah kendaraan yang kotor dan bau. Harga yang ditawarkan untuk 730Ld adalah Rp 1.748.000.000 off the road dan ini merupakan salah satu diesel terkuat dan pertama di segmen Big Luxury sedan.
3 IMG_2178 2IMG_2237 IMG_2197 IMG_6177IMG_6199 IMG_6182 IMG_6181 IMG_6178 IMG_6211 IMG_6205 IMG_6204

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s