BMW memberi petunjuk mengenai Seri 2 melalui sejarah seri 02?

Mercedes sudah meluncurkan seri terbaru mereka CLA dan tentu produsen asal Munchen tentu tidak mau dikalahkan oleh pesaing asal Stuttgart. Dalam hal ini memang muncul rumor mengenai Seri 2 yang besar kemungkinan akan diproduksi di bulan November 2013 ini.

Ada kemunculan video dari BMW mengenai sejarah seri 02. Bisa jadi Seri 2 mengambil karakter dari 02 yaitu kendaraan yang kompak, ringan dan sporty. Mari kita tunggu saja seperti apa Seri 2 terbaru ini.

 

Advertisements

Range Rover Sport diluncurkan di New York oleh James Bond.

all-new_range_rover_sport_daniel_craig_nyc_260313Seperti dalam satu adegan dalam film James Bond. Daniel Craig menjadi satu bagian dari Live Drive Event peluncuran new Range Rover Sport di New York pada 26 Maret lalu. Brand iconic asal UK ini semakin meningkatkan statusnya dengan mengadakan event istimewa ini di salah satu market terbesar mereka yaitu Amerika Serikat.

Adegan Live Drive merupakan bagian dari film singkat “the Delivery” yang disutradarai oleh Jonathan PB Taylor yang dikenal dengan karyanya seperti Fast & Furios, Spiderman, Captain America dan terakhir Die Hard. Adegan dimulai dengan pengiriman Range Rover Sport dari Solihull, UK ke NY. Lalu di buka containernya serta dikendarai dengan profesional melalui jalan jalan di Manhattan, melalui Manhattan Bridge dan sebuah terowongan tertutup lalu oleh Daniel Craig menuju venue tepat waktu.  

All New Range Rover Sport adalah model terlincah, tercepat dan paling tinggi teknologinya di lini Land Rover.  Dan salah satu buktinya adalah konstruksi suspensi dan sasis terkini sehingga Range Rover Sport ini berbobot lebih ringan 450kg dari pendahulunya serta emisi CO2 yang dikeluarkan juga lebih rendah yaitu 194 kg/m2 sehingga bisa dikatakan ini adalah Range Rover Sport paling “hijau”.

RR_RRS_14MY_NYAS_270313_07

 

Garis desain dari Range Rover Sport kita bisa melihat mengikuti sang kakak Range Rover dan adiknya Range Rover Evoque sehingga terlihat arah desain ke yang lebih dinamis dan tidak terlalu mengotak seperti desain terdahulu. Satu hal yang baru dari Range Rover Sport ini adalah opsi konfigurasi tempat duduk 5+2.

lr_range_rover_sport_interior_04_new

Sehingga agar bisa memenuhi opsi tersebut maka Range Rover Sport terkini lebih panjang 65mm dari pendahulunya yaitu 4850mm namun masih lebih pendek dibanding SUV 7 tempat duduk lainnya serta sedan segmen E.  Jarak sumbu roda diperpanjang sebanyak 178mm menambah kelegaan pada interior. Desain kaca yang lebih landai membuat Range Rover Sport semakin aerodinamis dengan nilai Cd sebesar 0,34 membuat dia lebih aerodinamis 8% dibanding pendahulunya. Bahkan dibanding dengan Range Rover yang merupakan rangka dasar dari Range Rover Sport ini dia menjadi lebih rendah 55mm serta lebih pendek 149 mm dibanding All New Range Rover.

LR_Range_Rover_Family_Line-Up_00

 

Walau Range Rover Sport didesain dengan mengoptimalkan rasa berkendara diatas jalan raya namun kemampuan off road tidak ditinggalkan dimana jarak main roda merupakan yang terbesar dikelasnya yaitu 260mm didepan dan 272mm dibelakang sehingga artikulasi total dapat mencapai 546mm yang membuatnya mampu menghadapi kondisi jalan paling ekstrem. Ground clearance juga telah ditinggikan menjadi 278mm atau +51 mm dari versi lama.  Suspensi udara terbaru juga ikut melengkapi Range Rover Sport yang dapat mengatur ketinggian secara otomatis dengan kemampuan perubahan sebanyak 115 mm. Kini setting terendah ada pada 50mm yang merupakan 10mm lebih rendah dari versi sebelumnya dan tinggi off road yang standar max 185mm.

Akan ada empat pilihan mesin yaitu dua mesin bensin dengan supercharger (5.0 liter V8 yang dapat menghasilkan tenaga 510 hp serta 3.0liter V6 yang bertenaga 340hp) serta dua mesin Diesel (3.0liter TDV6 dengan 258hp dan SDV6 dengan tenaga 292 hp). Pada akhir tahun maka lini mesin akan ditambah dengan 4.4 liter SDV8 diesel yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 339hp dan pada akhir 2014 besar kemungkinan akan ada versi hybrid.

3.0L SDV6 Diesel

3.0L SDV6 Diesel

Dikeseluruhan lini mesin akselerasi 0-100km/jam dapat dicapai dikisaran 5 detik, sangat cepat untuk SUV yang cukup besar dan berat, serta konsumsi BBM yang lebih hemat 24% – tergantung tipe –  serta emisi CO2 serendah 194 kg/m2. Semua Range Rover Sport dilengkapi dengan transmisi otomatis ZF 8HP70 8 percepatan.

Dari segi interior kini juga jauh mengalami perubahan dengan tampilan yang lebih bersih serta penggunaan bahan yang berkualitas tinggi.  Jarak untuk lutut jauh lebih lega sebanyak 24mm dan kabin sendiri juga jauh lebih lebar sehingga semakin membuat nyaman penumpang. LR_Range_Rover_Sport_Interior_06

Melihat agresifnya Range Rover di Indonesia setelah diambil alih oleh PT Grand Auto Dinamika bisa diperkirakan bahwa Range Rover Sport baru ini akan tampil di Indonesia dalam waktu dekat.

 

spec RRs

 

Test Drive: BMW 730Ld…sensasi diesel di sedan premium

1Sedan premium dengan bahan bakar Diesel? Nggak mungkin kalau kita masih berada di tahun 2000 dan sejarah menunjukkan bahwa kendaraan diesel pada segmen premium juga belum mendapatkan respons yang begitu baik seperti Mercedes Benz C270 CDI yang mungkin hanya beredar segelintir di jalanan Jakarta. Namun BMW Indonesia sejak 2012 mulai gencar memasarkan kendaraan menggunakan mesin diesel mulai dari seri X1, X3, X5 (semuanya SUV) dan sedan 520d. Kini BMW bahkan berani memasukkan versi diesel di segmen yang sedan premium dengan the new 7 series dengan tipe 730Ld.

Seri 7 terbaru ini selain mendapatkan mesin diesel juga mempunyai tampilan yang berbeda dibanding versi terdahulu. Terutama pada segi lampu depan yang berbentuk elips berbeda dengan BMW pada umumnya yang berbentuk bulat. Namun desain ini bukan hanya sekedar estetika tapi BMW seri 7 terbaru ini dilengkapi dengan lampu Adaptive LED Headlights yang merupakan teknologi terbaru dibidang pencahayaan dan ditambah dengan adanya Dazzle Free High Beam Assistance yang akan memposisikan lampu utama ke high beam secara otomatis pada saat kita melewati jalan yang gelap dan sepi. Bila ada kendaraan lain maka dia akan otomatis memposisikan lampu agar tidak silau, walau tetap dalam posisi High Beam.

Tampilan baru dari 7 series ini semakin membuat dia kelihatan sporty namun elegan dan bahkan ada perasaan terintimidasi pada saat kita melihat kendaraan ini mendekat di spion kita apalagi pada saat kita melihat “Corona” rings menyala. Dan tampilan seri 7 yang sekarang bisa saya katakan jauh lebih berhasil dibanding pada saat Bangle menampilkan seri 7 E66. Saya masih ingat perkataan salah satu customer saya kenapa dia tidak mau beli E66 karena bagian belakangnya mirip peti mati asal Tionghoa. (peti mati vampir yang biasa kita lihat di film).

Seri 7 yang sekarang terlihat jauh lebih elegan dengan garis yang tegas namun ukuran yang juga jauh membesar. Menurut data, di kelas sedan premium, seri 7 kini merupakan sedan terbesar dibanding rivalnya, bahkan S-class.

Dengan sumbu roda 3210 mm ini adalah sumbu roda terpanjang yang pernah saya coba namun yang menarik adalah bahwa walau ini adalah kendaraan yang besar namun kelincahan dari seri 7 masih setara dengan seri 5. Dan memang sumbu roda sepanjang ini tentu membuat seri 7 sangat nyaman pada saat kita kendarai terutama di kursi belakang yang mempunyai ruang kaki yang sangat luas.

Seperti dikatakan sebelumnya, wheelbase yang panjang memang membuat nyaman pada saat kecepatan tinggi namun biasanya akan kesulitan pada saat menikung, namun hal ini tidak terdapat pada 730Ld karena tersedianya Driving Dynamics dengan Adaptive Suspension dimana adanya pilihan COMFORT+, COMFORT, SPORT dan SPORT+. Saya lebih senang posisi pada COMFORT atau SPORT karena kalau kita meletakkan modenya di COMFORT+ maka suspensi akan menjadi sangat lembut sehingga menjadi terlalu nyaman. Mungkin bila majikan sedang duduk dibelakang tentu akan merasa sangat nyaman dengan COMFORT+ namun bagi yang mengemudikan dia akan kesulitan mengendalikan karena begitu lembutnya settingan suspensi.

IMG_2183

Namun selain kenyamanan suspensi dan pengendalian tentu yang ingin diketahui bagaimana rasanya mengendarai sebuah sedan premium yang ditenagai oleh mesin Diesel. Yang pasti rasanya luar biasa karena mesin Diesel terkenal dengan torsi yang besar pada putaran yang rendah sehingga sensasi berkendara berbeda dibanding dengan mesin bensin. Sensasi torsi sebesar 560Nm yang sudah keluar di 1.500rpm adalah hal yang mungkin agak susah digambarkan dengan tulisan. Anda harus merasakannya untuk meyakini bahwa mesin Diesel bukanlah seburuk yang kita kenal selama ini yaitu lamban, kotor dan bau.

Torsi sebesar 560Nm memudahkan untuk menggerakkan kendaraan seberat 2ton ini untuk berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 6,2 detik dan kecepatan puncak mencapai 250km/jam. Ini semua berkat mesin Diesel enam silinder segaris dengan Twin Power Turbo yang mempunyai kapasitas sebesar 3000cc. Ini adalah mesin terbaru dari BMW dalam hal diesel dan bahkan ada mesin tipe N57S dengan Triple Power Turbo technology yang digunakan pada BMW M Performance.

IMG_2193

Bila kita mengingat seri 7 yang awal yaitu E66 dimana pertama kali ditampilkan sistem i-Drive. Maka siapapun yang pernah mencobanya akan frustrasi besar-besaran. Karena saking rumitnya pengendalian i-Drive. Bahkan tombol pengganti gigi diletakkan pada kolom setir sehingga sedikit membingungkan pada awalnya. Pada seri 7 sekarang, maka i-Drive sudah jauh lebih sederhana dan ini juga terlihat di semakin distandarkan i-Drive di semua lini BMW. Serta kembalinya tongkat persneling ke konsol tengah.  Yang menarik dari i-Drive pada BMW adalah selain jauh lebih sederhana kini juga ditampilkan full internet browser pada BMW Connected Drive agar siapapun yang berada didalam seri 7 dapat leluasa membuka internet untuk melihat agenda pertemuan kedepan atau membuka email. Bahkan synchronisasi dengan Blackberry dapat menampilkan pesan yang masuk sehingga memudahkan kita yang mungkin menunggu keputusan penting dari klien kita.

IMG_2194Satu hal yang sangat menarik justru pada BMW Seri 7 ini adalah adanya fasilitas menunjuk arah kiblat. Mungkin ini adalah yang pertama di Indonesia dimana ada kendaraan menunjukkan arah kiblat. Mungkin pihak PT BMW Indonesia melihat potensi pasar yang besar di Indonesia yang notabene mempunyai penduduk muslim terbesar didunia. Tentu ini adalah hal menarik karena produsen asal Jerman justru memperhatikan adanya arah kiblat bagi pemiliknya. Mungkin kedepan dia akan mengingatkan kita juga waktu shalat dan disesuaikan dengan lokasi dimana kita berada. Dan kiblat ini tidak hanya tampil di layar di bagian depan, namun juga dilayar di bagian belakang. Berbicara tentang layar di ruang belakang. Baik kedua layar / monitor tsb dapat diatur dengan fungsi masing-masing. Jadi bisa saja yang satu menonton DVD sedang yang satu tetap internet. Input GPS pun bisa dilakukan dari belakang namun tampilan rute hanya akan tampil di layar depan.

IMG_6206 IMG_6201

Selama berkendara dengan 730Ld saya juga coba ECOPRO Mode yang merupakan bagian dari Efficient Dynamics di BMW dan ada satu feature yang berbeda dibanding mode ECOPRO yang ada di seri BMW yang lain yaitu ada feature “Sailing” dimana pada saat kita melaju konstan diatas kecepatan 60 km/jam dan kita lepas gas maka putaran mesin akan idle namun kendaraan tetap melaju dengan kecepatan yang sama tanpa adanya engine brake. Hal ini sebagai upaya memberikan efisiensi terbaik dari seri 7 ini. Fitur ini memberikan sensasi seolah mengendarai Hybrid dan justru semakin memacu kita berusaha mencapai efisiensi tertinggi dengan fitur ECOPRO with Saili

IMG_6200Secara umum BMW Indonesia telah mengenalkan hal yang berbeda dengan memasarkan versi diesel pada beberapa seri mereka dan kita bisa lihat bahwa semakin banyak APM serta konsumen Indonesia mulai melihat Diesel sebagai alternatif kendaraan yang hemat BBM namun tetap bertenaga dan tidak lagi ada kesan ini adalah kendaraan yang kotor dan bau. Harga yang ditawarkan untuk 730Ld adalah Rp 1.748.000.000 off the road dan ini merupakan salah satu diesel terkuat dan pertama di segmen Big Luxury sedan.
3 IMG_2178 2IMG_2237 IMG_2197 IMG_6177IMG_6199 IMG_6182 IMG_6181 IMG_6178 IMG_6211 IMG_6205 IMG_6204

Test Drive: Infiniti FX37S Kupe atau SUV?

FX37S_FrontInfiniti baru memasuki pasar di Indonesia hanya beberapa tahun. Namun salah satu tugas yang paling berat yang harus diembannya adalah menghadapi pesaing merek premium yang sudah hadir lebih awal di Indonesia seperti Mercedes-Benz, BMW, Volvo dan Lexus.  Dari segi produk cukup beragam dan disini salah satu SUV premium yang saya coba adalah Infiniti FX37S yang baru mengalami facelift dan mendapatkan cangkokan mesin baru.

Mesin 3700 cc V6 DOHC bisa ditemui di Nissan 370Z coupe dan kalau kita kendarai FX37S karakter raungan khas kendaraan sport juga sangat terasa pada Infiniti ini. Raungan khas V6 yang keluar dari dual exhaust oval namun tidak didukung dengan rasa tenaga yang membuat ‘WOW’ malah ada kecenderungan terasa pelan dibandingkan suara yang dihasilkan. Mungkin wajar mengingat kendaraan ini adalah SUV dengan bobot 2 ton dan ditambah menggunakan velg Enkei 21″ sehingga menambah bobot kendaraan.

FX37S_backFX37S ini terlihat sangat besar dan itu juga terasa pada saat kita mengendarainya. Hidung yang panjang dengan lengkungan yang mendominasi kap mesin semakin menambah aura “besar” dari kendaraan ini. Ada satu hal yang sangat menguntungkan dari kebesaran ini yaitu sebagian besar kendaraan menjadi takut bila berpapasan dengan FX37S. Terutama tampilan fascia depan yang seperti seekor hiu yang siap menerkam mangsanya dengan mulut yang menganga lebar. Dalam hal mengintimidasi kendaraan lain saya patut mengacungi jempol kepada desainer Infiniti.  Lampu bi-xenon juga semakin menerangkan jalan dan bentuk lampu yang menyipit menambah aura seram dari FX37S ini.

Panjang keseluruhan dari kendaraan ini adalah 4865mm dengan lebar 1925mm tinggi 1688 mm serta wheelbase sepanjang 2885mm. Tentu besar harapan wheelbase yang panjang ini memberikan kenyamanan berkendara yang tinggi serta ruang interior yang lega. Anehnya hal ini kurang terlihat. Dari sisi interior ada kecenderungan menyempit dan kurang lega bagi penumpang belakang serta bantingan dijalan sangat keras bila terkena seperator pada tol atau sedikit bumpy, namun di jalan yang mulus masih patut diacungi jempol settingan suspensinya untuk tingkat grip dan stabilitas yang cukup baik bagi kendaraan SUV.

189Dari segi interior tampilan dasbor tidak terlampau istimewa dan cenderung terlihat seperti kendaraan Jepang pada umumnya. Hal yang sedikit disayangkan mengingat harganya yang mencapai Rp 1,2 milliar off the road. Kendaraan di harga yang sama justru memberikan tampilan yang jauh lebih mewah. Namun penggunaan material memang masih patut diacungi jempol seperti penggunaan Graphite Leather pada keseluruhan jok dan doortrim serta Black Lacquer sebagai material insert pada dasbor dan pintu.

Desain jok depan sangat ergonomis dan nyaman dan saya tidak bisa mengatakan hal yang jelek mengenai joknya. Desainnya juga unik dengan motif wajik namun sedikit disayangkan kenapa harus ada tulisan Infiniti pada sandaran sehingga memberi kesan sedikit “murahan”.

192Pengaturan jok dan setir dapat dilakukan secara elektronis sehingga kita tidak perlu bersusah payah mendorong jok. Audio system pada versi FX37S juga cenderung “standar”  dan sayangnya Bose hanya ditawarkan pada versi paling atas yaitu FX50S dengan menggunakan 11 speaker. Dan salah satu hal yang saya sangat salut dari Infiniti adalah betapa heningnya kendaraan ini, tidak ada satupun kendaraan atau manusia terdengar dari luar bila kita berada didalam dan hiruk pikuk Jakarta cukup kita lewatin dengan senang.

Sepertinya ada teknologi Sound Cancellation di dalam FX37S ini karena pada saat kita parkir di Benhil, tukang parkir tidak terdengar sama sekali memberikan arahan. Mungkin hal ini juga tidak diperlukan karena FX ini dilengkapi dengan kamera mundur serta sensor parkir.

So apakah FX37S ini worth the buy? Hmmmm saya pribadi akan memilih opsi merek asal Bavaria dengan harga yang sama dan tampilan lebih konservatif. Mungkin bagi seseorang yang tidak ingin tampil pasaran menjadi opsi yang baik.  Satu hal yang hampir saya lupa. Pengalaman masuk ke showroom Infiniti adalah hal yang sedikit berbeda dibandingkan kita masuk showroom kendaraan lain. Disini terasa premium service dan juga tampilan yang seperti sebuah art gallery. So if you want to have a different experience and drive something different than the Infiniti would be your option.

183 191 206 IMG_1657 IMG_1678 IMG_1679 IMG_1708 IMG_1714

Bila anda tidak mau menunggu M3 terbaru. Ada Alpina B3 Biturbo

BMW-alpina-b3-biturbo-01Apakah anda malas menunggun BMW M3 terbaru? Coba anda datangi Alpina. Disini mereka membangun BMW 335i dengan kemampuan 400 hp yang mendekati kemampuan M3 terbaru.

Mesin 3 liter enam segaris dimodifikasi sehingga bisa menghasilkan tenaga sebesar 410 hp dengan torsi 600Nm dimana dapat berakselerasi secepat 4,2 detik dari 0-100 km/jam dengan kecepatan puncak setinggi 305 km/jam.

Di Buchloe mereka tahu betul bagaimana membuat BMW yang kencang. Striping memang selera masing-masing orang namun ini adalah garis yang historis yang bisa dipertanggung jawabkan.

alpina B3

 

BMW-alpina-b3-biturbo-03

Alpina-BMW-B3-BiTurbo-resizeAlpina-BMW-B3-BiTurbo-interior

 

Porsche 911 GT3 dengan PDK dan penyetiran roda belakang

major

Porsche meluncurkan seri terkuat dari 911 yaitu 911 GT3 (991) pada Geneva Motor Show lalu.  Pada saat peluncuran diinformasikan bahwa tidak lagi 450 hp yang dibangkitkan mobil ini namun sudah sampai 475 hp pada penggerak roda belakang.

Spesifikasinya juga sangat mengesankan yaitu redline sampai 9000rpm. akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,5 detik dan 0-200 km/jam kurang dari 12 detik dan satu putaran di Nordschleife dapat ditempuh kurang dari 7.5 menit bila Anda adalah pengemudi yang terlatih.

Sayangnya bagi anda pencinta transmisi manual hanya versi semiotomatis / PDK yang akan diproduksi, namun apakah ini adalah satu alasan tidak akan membelinya? Harganya sendiri diperkirakan mencapai Euro 200.000 dan ini buat standar di Eropa termasuk harga yang sangat tinggi, belum terbayang masuk ke Indonesia.

Satu hal yang baru bagi Porsche adalah roda belakang yang dapat ikut menyetir. Ini bukan hal yang baru didunia otomotif dan di Indonesia pernah ada pada Honda Accord Maestro 4WS dan Peugeot 306. Diperkirakan keputusan mengambil sistem ini lebih untuk memberikan keunggulan kepada 911 GT3.

major

major

major

major

major

Nurburgring mau dijual… :(

nurburg

Di Eropa beberapa kali muncul berita bahwa sirkuit Nurburgring dijual. Pada awalnya hanya “Nurodisney” yang mau dijual dan sirkuit akan berada dibawah kendali Negara Bagian (Jerman adalah negara Federal) namun kenyataannya berubah dan keseluruhan sirkuit akan dijual termasuk sirkuit Nordschleife sepanjang 20,8km.

Menurut Jens Lieser, sang likuidator, negara menjual keseluruhan aset dari Nurburg dan bagi pembeli potensial dia bukan hanya membeli “amusement park” yang ada di Nurburgring namun juga sirkuit dengan spesifikasi F1 dan sirkuit 20,8 km Nordschleife.  Mungkin akan dijual dalam bagian bisa juga dijual dalam satu paket namun siapapun yang akan membelinya bukan hanya mendapatkan tanah bangunan yang luar biasa namun mendapatkan pusat dari dunia otomotif.

Ada beberapa banyak peminat dari Nurburgring? Pada awalnya ada 50-an peminat namun saat ini berakhir ke 5-10 calon pembeli dan tidak ada satupun ‘raja minyak’. (karena bila ada raja minyak yang mau membeli bisa dipastikan Nurburgring akan bubar).

Nurburgring Nordschleife selama ini terbuka untuk umum melalui Touristenfahrten dimana kita dapat mengemudi diatas Nordschleife dengan kendaraan kita sendiri secara bebas dengan membayar fee tertentu, dan aturan lalu lintas umum berlaku disini. Yang harus diketahui bahwa Nordschleife sendiri memang merupakan jalanan umum.

Selain itu pabrikan terkemuka selalu melakukan pengetesan kendaraan mereka di Nordschleife untuk mendapatkan settingan terbaik kendaraan mereka karena sirkuit ini sangat menantang bagi kendaraan dan pengemudi.

Direncanakan pada hari Selasa 19 Maret akan diadakan konvoi dari Nurburgring ke Pemerintah Daerah Mainz sebagai bentuk protes atas rencana penjualan sirkuit kondang dan historis ini.

(Sumber: bridgetogantry.com)