GM membuka kembali pabrik di Indonesia

Resize of GM 1

General Motors  mengajak media untuk melihat langsung perkembangan yang dicapai dalam renovasi fasilitas perakitan kendaraannya di Bekasi hari ini.  Pabrik yang terletak sekitar 16 kilometer dari Jakarta ini dibangun di area seluas 58,000 meter persegi, dan hingga saat ini telah mempekerjakan lebih dari 550 karyawan dimana 95 persen berasal dari sumber daya manusia Indonesia.

Pabrik ini akan digunakan untuk memproduksi MPV Sub-Compact Chevrolet Spin, yang dibuat khusus untuk pasar MPV di Indonesia. Dengan kapasitas produksi sebesar 40,000 unit per tahun, Chevrolet Spin akan menjadi produk satu-satunya yang akan diproduksi dan dijual di Indonesia. Selain itu, 20 persen dari produksi kendaraan tersebut juga akan diekspor ke negara-negara di Asia Tenggara, seperti Thailand dan Filipina.

Martin Apfel, Presiden, General Motors Southeast Asia Operations, yang hadir dalam acara pembukaan hari ini menyatakan, “Untuk berkembang, kita harus membangun ditempat kita menjual (build where we sell). Pabrik di Bekasi merupakan fasilitas penting yang dapat membantu kita memenuhi kebutuhan konsumen akan produk Chevrolet di Indonesia dan juga negara tetangga.”

Fasilitas produksi ini dilengkapi dengan fasilitas perakitan, bengkel, press shop, pengecatan, dan gudang. Pabrik ini juga mengadopsi proses manufaktur terkini, dengan tata ruang serta peralatan paling praktis yang telah diterapkan oleh GM. Kesempatan berkunjung ke fasilitas perakitan memberikan gambaran langsung kesiapan proses produksi Chevrolet Spin yang akan dimulai secara reguler pada April 2013.

Resize of GM 2

Proses operasional pabrik akan diawali dengan satu production shift dan akan ditambahkan menjadi dua shift pada pertengahan 2013. GM memprioritaskan pelatihan untuk seluruh karyawan pabrik, dimana setiap karyawan akan menjalankan 200 jam pelatihan. Beberapa karyawan telah menjalankan pelatihan di pabrik GM di Korea, Cina, Thailand dan Brazil. Selain itu, penggunaan peralatan berteknologi tinggi juga digunakan untuk menstimulasi kegiatan perakitan pada saat pelatihan.

Menurut Marcos Purty, Presiden Direktur General Motors Indonesia, “Fokus yang tinggi pada pelatihan akan membantu para karyawan untuk merakit kendaraan dengan kualitas terbaik. GM Indonesia berkomitmen untuk menghasilkan pengalaman yang positif kepada para konsumen kami di Indonesia dan di Asia Tenggara.”

Keselamatan adalah prioritas utama di General Motors. GM berkomitmen untuk memastikan semua karyawan, kontraktor dan pengunjung aman dari cedera dan risiko saat bekerja atau mengunjungi seluruh lokasi pabrik.

General Motors juga mendorong kampanye keselamatan bertajuk “I Care” atau “Saya Peduli”. Salah satu ukuran bahwa pabrik memiliki budaya keselamatan yang baik adalah ketika anggota tim dan para pekerja bertanggungjawab mengedepankan faktor keselamatan dan  merasa terdorong untuk “berbicara” satu sama lain ketika seseorang diamati bekerja tidak aman. Dengan meningkatkan frekuensi komunikasi keselamatan kita dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan pekerja. Tur Observasi Keselamatan merupakan kesempatan untuk menunjukkan pesanI Care” dengan mempromosikan dialog individual antara pimpinan dan karyawan.

Pabrik ini juga telah menerima Izin Analisa Lingkungan dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) di Bekasi. Selain itu Pabrik ini juga beroperasi sesuai dengan standar global GM untuk manajemen dan perlindungan yang lebih ketat dari perizinan BPLHD.

Resize of GM 3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s