Showroom MINI yang ikonik dibuka di Jakarta dengan konsep urban

20130212-LAHMINIDealership-1exteriorShowroom eksklusif MINI yang pertama di Indonesia diresmikan hari ini di Jakarta setelah merek ikonik asal Inggris ini sukses melakukan debutnya di Indonesia tahun lalu.

Hadir dalam peresmiannya adalah Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mark Canning, Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan dan Presiden Direktur Maxindo Joe Surya, yang telah ditunjuk BMW Group Indonesia sebagai partner MINI di Indonesia.

“Inggris memiliki kemampuan kelas dunia baik dalam industri aerospace, otomotif atau bidang engineering canggih lainnya dan semua kemampuan ini hadir dalam mobil MINI. Mobil yang didesain dan diproduksi di Oxford ini adalah ikon Inggris sejati dan boleh jadi yang paling dikenal di dunia. Mobil ini menampilkan perpaduan antara engineering yang luar biasa dan desain menarik yang menonjolkan gaya dan keindahan, “ ungkap Duta Besar Mark Canning dalam pidatonya.

Ia pun menambahkan “Saya sungguh senang karena banyak orang Indonesia yang membeli mobil luar biasa ini dan  saya berharap dengan pembukaan fasilitas baru ini akan semakin sering kita dapat melihat sebuah ikon budaya berada di jalan jalan Indonesia. Mobil ini jelas sangat mudah dikenali dan merupakan mobil yang paling seru di jalan.”

“Kami sangat gembira dengan pembukaan showroom MINI kelas dunia ini di Jakarta, menyusul penetrasi pasar yang luar biasa sukses di tahun 2012.  Keberhasilan MINI telah menempatkan Indonesia sebagai pasar dengan penjualan kedua tertinggi di Asia Tenggara,” ungkap Ramesh

20130212-LAHMINIDealership-2

“Dalam waktu singkat, MINI berhasil meraih popularitas dan pengakuan di Indonesia.  Merek ini telah menjadi simbol berkendara kaum urban serta menjadi bagian dari gaya hidup yang aktif.”

Maxindo memiliki komitmen yang tinggi atas kesuksesan merek MINI di Indonesia.  “Kami telah menanam investasi senilai Rp 62 milyar untuk membangun showroom MINI yang pertama di Jakarta.  Investasi ini menunjukkan komitmen kami untuk membuat showroom ini menjadi “rumah” bagi semua pemilik MINI, juga untuk memperkuat penjualan serta memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami,” ungkap Joe.

Bangunan lima tingkat seluas 4.636 meter persegi diatas tanah seluas 1.105 meter persegi di Jl. Sultan Iskandar Muda in Pondok Indah, adalah gedung yang tertinggi di jalan arteri Jakarta Selatan tersebut.

20130212-LAHMINIDealership-4

Eksterior showroom ini memiliki dua mobil MINI yang menempel di bagian depan gedung yang berwarna hitam, membuat tampilan yang unik dan sangat menarik perhatian.  Desain showroom yang unik ini selaras dengan gaya hidup kaum urban Jakarta yang selalu mengikuti trend terbaru dan menjadi tempat berkumpul yang menyenangkan.

Daya tarik utama showroom ini adalah area penerimaan tamu yang funky,  display 13 mobil MINI yang inovatif, area khusus untuk MINI John Cooper Works, area MINI Connected, MINI Lifestyle & Accessories serta roof top untuk entertainmen.

Maxindo memiliki 40 staf untuk melayani penjualan, marketing, layanan pelanggan, purna jual dan kegiatan bisnis lainnya.

35 persen dari luas bangunan ini didedikasikan untuk area purna jual yang canggih dengan 11 workbay.  15 service advisor yang profesional dan terlatih siap untuk menyediakan layanan dan dukungan bagi semua pemilik MINI di Jakarta.

Semua mobil MINI dilengkapi dengan MINI Service Inclusive, yang memberikan perawatan rutin tanpa biaya selama 5 tahun atau hingga 70,000 km yang mana yang dicapai terlebih dahulu serta garansi dua tahun tanpa batas kilometer.

MINI Renew adalah program yang ditawarkan MAXINDO untuk MINI yang dibeli dari non-authorized dealer.  Program ini mencakup rekondisi mobil agar sesuai dengan spesifikasi Indonesia serta penjualan paket MINI Service Inclusive.  Program ini memberikan kenyamanan agar pemilik MINI tidak perlu lagi mengkuatirkan perawatan mobil mereka dan juga memberikan pengalaman kepemilikan yang menyenangkan.

20130212-LAHMINIDealership-3

Advertisements

Test Drive: VW Polo 1.4 A/T

Mohon maaf atas tidak adanya foto khusus dari VW Polo pada saat review berhubung saat itu Jakarta dilanda hujan deras dan pada saat peminjaman tidak memungkinkan dilakukan sesi foto. Namun saya coba bahas sedikit mengenai VW Polo yang mulai menjadi sedikit populer di Jakarta dan dipasarkan oleh VW sebagai My First German Car atau mobil Jerman saya yang pertama. Saya sendiri mengingat VW Polo sewaktu masih tinggal di Belanda yaitu VW Polo Mk1 dan VW Polo Mk2. Kebetulan ayah saya memiliki versi Coupe yaitu VW Derby

Polo mk fam

Kiri atas: VW Polo Mk1 Coupe, Kanan atas : VW Polo Mk2 Wagon                                                                                             Kiri bawah VW Derby , Kanan bawah: VW Polo Mk2 CoupVW Polo Mk 1

VW Polo Mk1 dan VW Derby dikeluarkan pada tahun 1975 sampai dengan 1979 dan VW Polo Mk2 diproduksi dari 1981 sampai dengan 1990. Polo sendiri mengalami beberapa kali perubahan hingga yang saat ini generasi ke 5 dengan kode Typ 6R.

VW Polo sendiri merupakan kendaraan segmen B atau small hatchback dan di Eropa berhadapan secara langsung dengan Ford Fiesta, Opel Corsa, Renault Clio dan Peugeot 207.  Seiring perkembangan maka kendaraan juga semakin besar dan ini jelas terlihat pada VW Polo yang sekarang yang mempunyai ukuran yang cukup mumpuni yaitu panjang keseluruhan 3970mm, lebar 1901mm dan tinggi 1682 mm digabung dengan jarak sumbu roda 2470mm bisa dikatakan cukup lega buat kendaraan kompak.

Di Indonesia tentu kendaraan ini akan berhadapan langsung dengan Honda Jazz atau Toyota Yaris serta Swift dan kalau lihat kapasitas mesinnya yang 1.4 liter empat silinder direct injection yang dapat menghasilkan tenaga 85 hp pada 5000 rpm dan torsi maksimum 132Nm pada 3800rpm tentu bisa dianggap kalah dibanding kompetitor Jepang, namun mesin ini dilengkapi dengan transmisi 7-speed DSG yang merupakan salah satu transmisi semi otomatik terbaik didunia dengan sistem Dual Clutch Gearbox. Perpindahan gigi termasuk akurat dan cepat dan tenaga yang dihasilkan VW Polo ini cukup mumpuni walau pada saat kita diam ingin bergerak ada terasa seperti turbo lag atau pelan. Namun setelah kita bisa mencapai torsi maksimum kendaraan ini dapat melaju dengan sangat baik. Kecepatan maksimal bisa mencapai 177 km/jam dengan akselerasi 11,9 detik dari 0-100km/jam cukup mengesankan. Memang disayangkan bukan versi 1.2 TSI yang dipasarkan di Indonesia dan hanya versi 1.4 MPI. Namun seperti kendaraan Jerman pada umumnya membawa kendaraan kompak ini pada kecepatan tinggi cukup aman dan tetap stabil.

Yang paling mengesankan dari VW adalah tingkat kualitas pembuatan kendaraan yang masih belum tersaingi perusahaan lain dan hal ini juga berlaku bagi VW. Desain dasbor yang sederhana namun dengan penggunaan material yang berkualitas tinggi seperti penggunaan soft touch dashboard dan penambahan damper pada glovebox membuat kendaraan kompak ini seperti kendaraan premium. Penggunaan jok yang sangat ergonomis menambah kenikmatan berkendara serta adanya pengaturan reach and rake pada setir menambah mudah mendapatkan posisi duduk yang terbaik. Duduk di kursi belakang bisa dikatakan cukup bila membawa 2 orang dewasa atau sekedar membawa dua anak kalau masih merupakan keluarga kecil.

Yang tidak bisa dipungkiri adalah fitur keamanan yang tersedia di VW Polo mulai dari dual airbag, ABS, EBD, serta adanya ESP sebagai fitur standar. Velg 15 inci yang tersemat pada Polo membuatnya terlihat sporty namun tetap elegan. Grip dari ban ini cukup baik dan terasa cukup menyenangkan bila dibawa dijalanan berkelok, ada sedikit understeer dan torsi yang kecil memang memaksa kita untuk harus “tega membejek” mesin 1.4 liternya namun untuk penggunaan sehari-hari saya kira VW Polo termasuk cukup baik.

Dari segi harga, hmmmm memang agak mahal dengan harga OTR sebesar Rp 235 juta, namun yang harus diingat ini adalah kendaraan Jerman dengan kualitas buatan yang tinggi serta fitur keamanan yang cukup mumpuni. Yang tidak didapat dari kendaraan Jepang adalah “the brand” yang terlihat bergengsi dibanding merek sejuta umat. Namun itu adalah selera dari masing-masing pembeli.

Bila anda ingin menikmati kendaraan dan tidak memikirkan untuk langsung menjual silahkan ambil VW Polo, bila pertimbangan Anda sebelum membeli kendaraan adalah menjualnya kembali nah lebih baik ambillah kendaraan Jepang.

5 bintang ANCAP bagi PROTON Prevé

PROTON hari ini meraih pencapaian yang luar biasa dengan meraih 5 bintang untuk keselamatan dari Australian New Car Assessment Program (ANCAP). Prevé dijual di Australia dengan dilengkapi dual airbag dibagian depan, samping serta curtain airbag. Struktur baru dari Prevé juga jauh lebih baik dibanding kendaraan PROTON sebelumnya yang diuji oleh ANCAP. (PROTON Arena dan Persona).

Menurut ANCAP Chairman, Mr Lauchlan McIntosh ” Ini adalah pertama kali PROTON menerima rating 5 bintang ANCAP dan ini adalah bukti dari komitmen manajemen dan ahli teknik dari PROTON dalam menerapkan standar tinggi keamanan untuk kendaraan baru mereka.”  dia menambahkan bahwa “PROTON tidak membiarkan hasil yang kurang baik pada kendaraan sebelumnya dan justru menjadi dorongan untuk pencapaian yang lebih tinggi dengan Prevé ini.”

Mobil ini mendapatkan nilai sebesasr 34.25 dari maksimal  37, dengan 14.53 dari16 poin untuk tabrak depan serta 15.72 dari 16 poin untuk tabrak samping. Test tabrak tiang dicapai dengan sempurna dan rating “baik” dicapai untuk tes keamanan terhadap whiplash.

Satu-satunya area yang meraih nilai “cukup” adalah masalah keselamatan pejalan kaki dan ini yang harus diperbaiki oleh PROTON, seperti diungkap oleh ANCAP Chairman Lauchlan McIntosh

proton-preve-ancap-1

ANCAP sendiri merupakan rating keamanan kendaraan yang didukung sepenuhnya oleh Ikatan Motor Australia dan Selandia Baru, pemerintah Australia, pemerintah Selandia Baru, pemerintah negara bagian Australia, Komisi Kecelekaan Transpor Victoria, Asuransi NRMA dan FIA Foundation.

GM membuka kembali pabrik di Indonesia

Resize of GM 1

General Motors  mengajak media untuk melihat langsung perkembangan yang dicapai dalam renovasi fasilitas perakitan kendaraannya di Bekasi hari ini.  Pabrik yang terletak sekitar 16 kilometer dari Jakarta ini dibangun di area seluas 58,000 meter persegi, dan hingga saat ini telah mempekerjakan lebih dari 550 karyawan dimana 95 persen berasal dari sumber daya manusia Indonesia.

Pabrik ini akan digunakan untuk memproduksi MPV Sub-Compact Chevrolet Spin, yang dibuat khusus untuk pasar MPV di Indonesia. Dengan kapasitas produksi sebesar 40,000 unit per tahun, Chevrolet Spin akan menjadi produk satu-satunya yang akan diproduksi dan dijual di Indonesia. Selain itu, 20 persen dari produksi kendaraan tersebut juga akan diekspor ke negara-negara di Asia Tenggara, seperti Thailand dan Filipina.

Martin Apfel, Presiden, General Motors Southeast Asia Operations, yang hadir dalam acara pembukaan hari ini menyatakan, “Untuk berkembang, kita harus membangun ditempat kita menjual (build where we sell). Pabrik di Bekasi merupakan fasilitas penting yang dapat membantu kita memenuhi kebutuhan konsumen akan produk Chevrolet di Indonesia dan juga negara tetangga.”

Fasilitas produksi ini dilengkapi dengan fasilitas perakitan, bengkel, press shop, pengecatan, dan gudang. Pabrik ini juga mengadopsi proses manufaktur terkini, dengan tata ruang serta peralatan paling praktis yang telah diterapkan oleh GM. Kesempatan berkunjung ke fasilitas perakitan memberikan gambaran langsung kesiapan proses produksi Chevrolet Spin yang akan dimulai secara reguler pada April 2013.

Resize of GM 2

Proses operasional pabrik akan diawali dengan satu production shift dan akan ditambahkan menjadi dua shift pada pertengahan 2013. GM memprioritaskan pelatihan untuk seluruh karyawan pabrik, dimana setiap karyawan akan menjalankan 200 jam pelatihan. Beberapa karyawan telah menjalankan pelatihan di pabrik GM di Korea, Cina, Thailand dan Brazil. Selain itu, penggunaan peralatan berteknologi tinggi juga digunakan untuk menstimulasi kegiatan perakitan pada saat pelatihan.

Menurut Marcos Purty, Presiden Direktur General Motors Indonesia, “Fokus yang tinggi pada pelatihan akan membantu para karyawan untuk merakit kendaraan dengan kualitas terbaik. GM Indonesia berkomitmen untuk menghasilkan pengalaman yang positif kepada para konsumen kami di Indonesia dan di Asia Tenggara.”

Keselamatan adalah prioritas utama di General Motors. GM berkomitmen untuk memastikan semua karyawan, kontraktor dan pengunjung aman dari cedera dan risiko saat bekerja atau mengunjungi seluruh lokasi pabrik.

General Motors juga mendorong kampanye keselamatan bertajuk “I Care” atau “Saya Peduli”. Salah satu ukuran bahwa pabrik memiliki budaya keselamatan yang baik adalah ketika anggota tim dan para pekerja bertanggungjawab mengedepankan faktor keselamatan dan  merasa terdorong untuk “berbicara” satu sama lain ketika seseorang diamati bekerja tidak aman. Dengan meningkatkan frekuensi komunikasi keselamatan kita dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan pekerja. Tur Observasi Keselamatan merupakan kesempatan untuk menunjukkan pesanI Care” dengan mempromosikan dialog individual antara pimpinan dan karyawan.

Pabrik ini juga telah menerima Izin Analisa Lingkungan dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) di Bekasi. Selain itu Pabrik ini juga beroperasi sesuai dengan standar global GM untuk manajemen dan perlindungan yang lebih ketat dari perizinan BPLHD.

Resize of GM 3

Wanita di lini perakitan.

major

Apakah merakit mobil adalah pekerjaan khusus kaum Adam? Ternyata tidak. Walau mayoritas pekerja di lini pabrikan adalah laki-laki namun wanita juga mulai berada di lini perakitan.

Karena sekarang mekanisasi banyak digunakan didalam pabrik dimana hal-hal yang berat cukup diangkat oleh alat atau crane. Sehingga bukan menjadi alasan tidak mempekerjakan wanita didalam pabrik dan itupun mulai banyak dilakukan oleh produsen untuk mempekerjakan wanita. Ada satu hal yang mereka sangat menguasai adalah masalah detail.

Ada beberapa foto yang diambil dari beberapa produsen kendaraan dan tidak hanya sekedar menjadikan wanita sebagai objek atau hanya menampilkan “babes” didalam dunia otomotif.

Sumber: Autoblog.nl

major

major

major

major

major

major

Polisi Spanyol menyita E63AMG….beserta para wartawan.

major

Sebagai media kita sering diundang oleh APM (Agen Pemegang Merek) untuk melakukan Media Drive produk mereka secara beramai-ramai di suatu tempat. Baik didalam negeri atau atas undangan APM untuk ikut Global Media Test Drive diluar negeri. Dan selama ini kita merasa hal tersebut adalah aman-aman saja.

Ternyata baru-baru ini di Spanyol muncul berita dimana Polisi Spanyol menyita 6 (enam) unit Mercedes-Benz E63AMG beserta 18 wartawan pada saat Media Test Drive di Spanyol.

Ceritanya bermula dari diadakan pengenalan Mercedes-Benz E63AMG kepada media dan tentu dibiarkan untuk mengemudikan sendiri seharian penuh. Namun hal tersebut tidak begitu menyenangkan bagi sekelompok jurnalis asal Amerika Serikat.  Polisi Spanyol melakukan pemeriksaan surat izin mengemudi kepada kelompok wartawan ini dan melihat apakah memegang SIM Internasional. Dan ternyata mereka tidak memegangnya sehingga pada akhirnya ditahan disuatu lapangan parkir di Spanyol.

Setelah melakukan negosiasi panjang lebar maka pada akhirnya dilepas para jurnalis namun Mercedes-nya tetap ditahan. Memang pada akhirnya akan kembali kepada pihak Mercedes, namun ini adalah pengalaman yang tidak menyenangkan.

Apakah sebenarnya Polisi Spanyol sebenarnya cemburu ada media drive dan ingin mencoba kendaraan tersebut sendiri makanya dilakukan pemeriksaan?

BMW 3 series Gran Turismo resmi diluncurkan

BMW GT3BMW secara resmi meluncurkan varian terbaru dari lini BMW 3series yaitu BMW 3 Series GT. Ini adalah varian bodi yang ketiga dan menggabungkan kedinamisan dari versi sedan dengan keserbagunaan dari versi Touring. 3GT  sendiri akan tersedia dengan lima mesin yang mempunyai tenaga bervariasi dari 143 hp sampai dengan 306 hp, dimana akan ada versi 318d dan 320d. Versi paling tinggi adalah  BMW 335i Gran Turismo dengan mesin enam silinder.  Mesin empat silinder yang sudah dikenal terpasang pada 328i dan 320i. Semua mesin merupakan penggerak roda belakang dan tersedia dalam versi standar dengan manual enam percepatan atau steptronic delapan percepatan sebagai opsi (di Indonesia menjadi standar).

BMW 3 Series Gran Turismo mempunyai panjang 4.824 millemeter atau kira-kira lebih panjang 200 millimeter dari  3 Serie Touring. Jarak sumbu roda juga lebih panjang 110 millimeter (2.920 mm) serta mempunyai garis atap yang lebih tinggi 81 millimeter dari  Touring. Posisi duduk lebih tinggi 59 millimeter dam ruang belakang ada jarak kaki yang lebih panjang 70 millimeter daripada versi Sedan dan Touring.

BMW GT3

Ruang bagasi dari BMW 3 series GT berkapasitas sebesar 520 liter. Kursi belakang dapat dilipat dalam tiga bagian  (40:20:40), sandaran belakang dapat di-recline serta tutup bagasi dapat dibagi dua. Jika kursi belakang dilipat semua maka dapat memperbesar kapasitas bagasi menjadi 1600 liter. Tutup bagasi sendiri dapat dibuka tutup secara elektrik.

Jendela samping dibuat tanpa frame sehingga menjadi sepert “Coupe”. Yang sedikit istimewa adalah penggunaan spoiler aktif yang merupakan fitur standar. Silahkan nikmati berapa tampilan BMW 3 Series GT yang ternyata sudah membuat versi M-edition.

P90113574_highRes

BMW GT3 P90113572_highRes BMW GT3 BMW GT3 BMW GT3 P90113598_highRes P90113593_highRes