W212 E-Class facelift diluncurkan secara resmi

Mercedes-Benz telah mengumumkan detail penuh dari W212 E-Class facelift. Baik versi sedan dan estate diluncurkan bersamaan dan rencananya versi coupe dan cabriolet akan diluncurkan pada siklus yang berbeda.

Facelift ini sangak komprehensif dan membawa desain dari E-class setara dengan bahasa desain Mercedes-Benz saat ini yang terdapat pada A-class, B-class dan M-class terbaru.

Desain lampu kembar telah “digabung” dalam satu lensa baru yang mengingatkan kita pada tipe W220 S-class yang lama. Lampu utama dilengkapi dengan partial lampu LED sebagai standar, dan lampu full LED disediakan sebagai opsi pada kelas ini. Elemen lampu yang mengalir didalam lampu utama juga berfungsi sebagai Daytime Running Lights (DRL) yang menjamin adanya penampilan “empat mata” yang menjadi ciri khas dari E-class.

Salah satu opsi baru adalah penempatan logo Mercedes-Benz yang besar yang terpasang tanpa menggunakan logo di kap mesin – ini adalah opsi yang sebelumnya tidak ada di E-class dan hanya tersemat pada kelas dibawahnya seperti C-class.

Dari sisi interior, fitur terbaru yang terdapat adalah trim dua bagian yang melintang disekeliling dasbor. Dia dapat dipilih antara tampilan kayu atau aluminium dan tidak tergantung dari lini equipment. Yang juga baru adalah “cincin” yang melingkari indikator dan memberi tampilan lebih sporty, headunit display yang dibentuk secara trapezoid dengan high-gloss frame, desain lubang udara serta jam analog yang sangat menawan yang ditempatkan diantara lubang udara mengingatkan pada sebuah jam tangan mahal.

Selain itu pada konsol tengah yang didesain ulang ada tombol pengatur serta penggunaan Multifunction steering yang baru dengan DIRECT SELECT lever serta shift paddles yang terhubung dengan transmisi otomatis.

Dalam segi update teknis maka  E200 CGI dan E250 CGI mendapatkan mesin yang direvisi. Mesin  1.8 liter (1,796cc) CGI digantikan oleh unit 2.0 liter (1,991cc) BlueDIRECT yang menggunakan  fast-acting piezo injectors untuk multiple injection, quick multi-spark ignition, turbocharging, fully variable camshaft adjustment di intake dan exhaust, serta sebuah pompa oli yang dikontrol.

Mesin 2.0 liter baru ini menggunakan  dynamic balancer dengan  full anti-friction bearings  yang merupakan yang pertama kali digunakan didalam mesin bensin , serta pompa air yang dapat diatur. Menurut Mercedes-Benz, mesin empat silinder terbaru ini dapat meminum BBM sebesar  5.8 liter per 100km, yang merupakan angka paling efisien di kelasnya, mencapai efisiensi A di Eropa. Mesin tersebut juga memenuhi standar emisi EU6.

Dalam segi performan maka  E200 CGI dapat menghasilkan 184 tenaga kuda pada  5,500rpm serta torsi sebesar 300Nm pada putaran diantara 1,200rpm sampai 4,000rpm, ini dibanding dengan  E200 CGI saat ini yang mempunyai performa 184 tenaga kuda dan torsi 270Nm.  E250 CGI sekarang mempunyai tenaga sebesar  211 tenaga kuda pada  5,500rpm dan mempunyai torsi maksimum sebesar 350Nm pada putaran diantara 1,200rpm dan 4,00rpm, ini dibanding dengan performa E250 CGI saat ini adalah  204 tenaga kudan dan torsi 310Nm. Akselerasi 0 – 100km/jam adalah sama untuk E200CGI yaitu 7,7 detik namun untuk E250CGI mempunyai performa lebih baik yaitu 7,4 detik

Pasar kita yang hanya menerima transmisi otomatis akan mendapatkan transmisi  7G-TRONIC PLUS dengan DIRECT SELECT lever dan DIRECT SELECT shift paddles. Fitur terbaru adalah mode M yang singkat dimana bila pengemudi melakukan perpindahan gigi secara manual, maka transmisi akan mengembalikan ke posisi otomatis berdasarkan waktu tertentu demi penghematan bahan bakar.

Konfigurasi suspensi yang berbeda dapat dipilih. Ada settingan yang mengkhususkan pada comfort dan merupakan dasar dari DIRECT CONTROL dengan selective damping system. Anda juga bisa mendapatkan settingan sporty DIRECT CONTROL dengan selective damping system yang direndahkan sebanyak 15mm. Serta terakhir ada  AIRMATIC air suspension dengan electronically controlled damping. Versi  Estate akan mendapatkan suspensi udara dengan self leveling sebagai standar pada as roda belakang.

Semua E-Class akan terpasang dengan electromechanical Direct-Steer system sebagai standar. Dia mengombinasikan  speed-dependent power assistance dari speed-sensitive steering dengan variable ratio pada keseluruhan sudut setir. Rack and Pinion Gear diatur berdasarkan permintaan (on demand).

Sebagai standar, baik Saloon dan Estate akan terpasang dengan COLLISION PREVENTION ASSIST, sebuah peringatan dini tabrakan yang menggunakan teknologi radar yang digabung dengan  adaptive brake assist systems. Bersama ini tentu dapat membantu menghindari adanya tabrak belakang. Sebagai bagian dari perlengkapan standar adalah ATTENTION ASSIST, yang sanggup memonitor bila pengemudi mengantuk atau tidak konsentrasi pada kecepatan tertentu serta memperingatkan pengemudi akan tingkat keletihan dia serta waktu mengemudi dari istirahat yang terakhir. Dia juga dapat diatur sensitivitas sensornya.

DISTRONIC PLUS dengan Steering Assist dapat membantu kendaraan tetap berada ditengah jalan serta akan meluruskan dengan sendirinya. Untuk pertama kalinya, sistem Brake Assist  BAS PLUS dengan Junction Assist sanggup mendeteksi lalu lintas yang lewat serta penyebrang jalan, serta meningkatkan tenaga pengereman yang diaplikasikan pengemudi.

PRE-SAFE® Brake dapat mendeteksi pejalan kaki dan melakukan pengereman tersendiri untuk menghindari tabrakan dengan kecepatan maksimal 30 mph. PRE-SAFE® PLUS dapat mengenal adanya potensi tabrakan dari belakang, dan akan mengaktifkan  PRE-SAFE® system untuk menjaga keamanan penumpang dari gaya tabrakan yang mungkin akan dialami penumpang. Dia juga dapat menambah rem parkir bila ada tabrakan dari belakang untuk menghindari tabrakan kedua kali. Dengan PRE-SAFE® Impulse, maka penumpang depan akan ditarik dari arah dimana mereka akan terlempar oleh sabuk pengaman pada fase awal sebelum terjadi deselrasi akibat kecelakaan. Dengan ini maka risiko terjadi cedera dapat dihindari pada tabrakan depan.

Active Lane Keeping Assist dapat mendeteksi lalu lintas yang datang serta bila ada jalur yang kurang jelas dan menghindari kendaraan meninggalkan jalur dengan tidak sengaja dengan menerapkan pengereman pada satu sisi. Adaptive Highbeam Assist PLUS membantu agar lampu utama dapat menyala terus menerus tanpa menyilaukan pengemudi yang lain.

Active Parking Assist dapat melakukan parkir dengan menggunakan active steering dan brake control baik untuk parkir paralel dan parkir yang tersedia.  Active Blind Spot Assist memperingatkan pengemudi bila pada saat pindah jalur ada kendaraan dalam blind spot kita. Jika pengemudi tidak bereaksi maka Active Blind Spot Assist akan memicu beberapa intervensi pengereman. Selain membaca kecepatan puncak maka Traffic Sign Assist dapat mengenali bila ada peringatan dalam menyalip atau masuk ke suatu daerah terlarang

Dan pada akhirnya,sebuah kamere dengan sudut 360-derajat dapat memberikan gambaran dari kendaraan. Garis pandu membantu dalam hal masuk atau keluar dari parkiran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s