PROTON masuk pasar Thailand dengan mengutamakan “Aspek Peduli”

lukman-ibrahim

Deputy CEO PROTON Holdings Berhad. Dato’ Lukman bin Ibrahim

 

Minggu lalu PROTON meluncurkan Exora Prime dan Prevé untuk pasar Thailand di  Thai Motor Expo, dan kami (Paultan.org) medapatkan kesempatan untuk berbincang dengan Deputy CEO PROTON Datuk Lukman Ibrahim serta mencoba mengetahui apa yang jadi rencana ekspor dari para petinggi DRB-HICOM serta strategi untuk pasar Thailand.

Thailand adalah tujuan ekspor kedua dari Prevé’s dan Lukman dengan yakin mengatakan pentingnya pasaran Thailand bagi PROTON. “Kami selalu melihat Thailand sebagai tempat ujian kompetitif (test of competitiveness)” dia mengatakan, dan mereferensikan kepada para “pemain besar” Jepang yang mempunyai pegangan yang kuat di pasar Thailand terutama segmen Corolla/Civic yang juga dimasuki oleh Prevé.

“Thailand menantang kita untuk jadi kompetitif. Untuk menjadi brand global ini adalah tempat ujian yang paling sempurna” dia mengatakan, serta dengan nada bercanda bahwa penekanan kepada pasar Thailand berarti “kamu akan melihat lebih banyak dari saya.”

Penulis yang sangat setuju dengan pernyataan ini menanyakan strategi PROTON untuk menonjol didalam pasar, karena hanya menawarkan harga murah dibanding para pesaing dengan spesifikasi yang lebih baik tidaklah cukup. Bahkan produsen Korea dengan produk global yang sangat berhasil tidak memberi dampak apapun di Thailand.

datuk-lukman

Lukman menjelaskan bahwa produsen Korea besar kemungkinan mempunyai awalan yang kurang baik di Thailand, dan seperti kita ketahui, memperbaiki suatu keadaan lebih sulit daripada mulai dengan lembaran baru. Sebelum adanya perang “Eco”, PROTON Savvy sudah menonjol untuk harga yang murah dan Exora juga diterima dengan sangat baik. “PROTON mempunyai awalan yang baik dan kita harus senantiasa konsisten dengan hal tersebut” dia mengatakan sambil berterima kasih kepada manajemen sebelumnya yang meletakkan dasar dari keberhasilan tersebut.

Untuk pertanyaan strategi yang unik, Lukman mengatakan bahwa PROTON diarahkan oleh prinsip QCD (Quality, Cost, Delivery) dan “tidak hanya  point of sales, namun juga point of service” adalah sangat penting di Thailand. Agar berada didalam hati dan pikiran orang-orang, maka PROTON akan memfokuskan diri kepada “aspek kepedulian” dengan memberi pelayanan dan servis yang lebih dipersonalisasikan dibanding sekedar blasting iklan.

“Jika pengalaman kepemilikan adalah baik maka dari mulut ke mulut akan ada kabar yang baik, ” Lukman memberi alasan. Sebagai contoh dari aspek kepedulian adalah pemberian kendaraan pengganti sementara dengan tingkatan yang sama dengan pelanggan. Sebagai contoh sebuah pemilik Exora akan mendapatkan kendaraan pengganti Exora, karena kebutuhan dia adalah MPV bukan kendaraan yang lain.

Selain itu, “PROTON harus lebih kelihatan di Thailand” dan program pengembangan jaringan akan menambah jumlah dealer dari 31 menjadi 35. Dan semuanya akan menyandang status 3S.

proton-thai-network

Jaringan dealer PROTON di Thailand

Dengan pemain otomotif yang berpengalaman Phanakorn selaku Agen Pemegang Merek, PROTON mempunyai tingkat kehadiran yang cukup baik di Central dan North East Thailand, namun “masih ada banyak ruang untuk berkembang di Selatan Thailand”. Di Selatan PROTON hanya mempunyai empat outlet yaitu di  Hatyai, Trang, Phuket dan Surat Thani.

PROTON termasuk dalam top-10 penjualan kendaraan di Thailand namun dengan adanya gelombang Eco car (mobil murah dari merek besar) dan skema diskon pajak bagi kendaraan pertama (hanya untuk kendaraan CKD) maka hal ini sedikit mempengaruhi penjualan . Pada saat ini PROTON menjual sekitar 3,000 kendaraan per tahun di Negara Penuh Senyum ini.

Dengan peluncuran Exora Prime dan Prevé, PROTON mengharapkan Thailand dapat memberi kontribusi yang lebih besar dari total ekspor. Target penjualan dari  Prevé adalah 100 units per bulan, sedang Exora Prime diharapkan dapat menambah 20 unit lebih banyak dari penjualan Exora saat ini yang sebanyak 120 unit per bulan.

Di bulan Oktober lalu kami mengatakan rencana ekspor serta produksi PROTON di masa yang akan datang, dan semua itu (Prevé hatchback, serta pasar UK dan Indonesia adalah berikutnya) tetap dalam rencana, walau Lukman memberi sedikit bocoran mengenai apa yang akan datang.

Preve_Hatchback

“Tahub depan akan ada model baru” dia mengatakan, serta menambahkan bahwa PROTON harus bekerja untuk mengisi segmen D karena tidak ada lagi Perdana. “PROTON harus ada di semua segmen,” Lukman mengatakan, serta mengindikasikan akan adanya sebuah SUV. Belum ada kepastian tanggal namun besar kemungkinan model baru adalah Preve hatchback.

Sebuah hatchback segemen-C sangat cocok untuk memasuki kembali pasar UK, dimana PROTON harus menyesuaikan mesinnya dengan memenuhi standar Euro 5/6. “Kita mempunyai awalan yang baik di UK dan sekarang tantangannya adalah bagaimana kita mendapatkan kembali tingkat kompetitif kita.  Pada semester kedua tahun depan maka Exora dan Prevé akan siap untuk  UK, Insyallah,” Lukman menambahkan.

Proton juga sedang meneliti kemungkinan produksi versi setir kiri bagi pasar Timur Tengah. Pada permulaan tahun kita sempat melihat ada Preve setir kiri yang sedang diuji.

Sumber: Paultan.org

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s