Masa depan PROTON di Malaysia maupun di pasar Internasional.

DSC_1039

Kita sudah melihat peluncuran dari PROTON Preve dan Exora untuk pasar Australia dan tentu berita mengenai PROTON kadang banyak dijadikan bahan diskusi dan spekulasi, namun ini mungkin merupakan isu yang paling signifikan.

Ini bukan hanya merupakan ekspor perdana dari model terbaru PROTON namun juga dapat dikatakan kelahiran kembali – setelah beberapa tahun tidak mendapatkan model baru di Australia, maka pemilik baru DRB-HICOM berusaha merubah persepsi masyarakat terhadap merek ini dan terutama berusaha menambah – maintain -profitabilitas.

Tim manajemen membagi beberapa rencana dalam konferensi pers yang diadakan setelah launch ceremony Rabu lalu.

Kenapa Australia menjadi tujuan internasional pertama bagi Preve?“Menurut kami Australia mempunyai permintaan terhadap kendaraan mid-size sedan yang tinggi” seperti diungkap PROTON Executive Chairman Datuk Seri Mohd Khamil Jamil. Dia menambahkan dengan fitur canggih serta teknologi yang diusung Preve, maka mid size asal Malaysia ini dapat memberi penawaran yang sama dengan pembuat asal Korea dan China dengan harga yang bersaing.

DSC_1072

PROTON beroperasi di Australia dengan jaringan sebanyak 34 dealer. Mereka mengawali operasi tersebut dengan sangat baik namun penjualan menurun karena depresi finansial global namun juga karena tidak adanya pembaharuan model di Australia.

Beberapa dealer bahkan mengundurkan diri karena tidak pastinya kedatangan dari model baru. Sampai saat ini S16 (Saga FLX) mempunyai porsi penjualan sebesar 70% di Australia.

Namun, Mohd Khamil sangat yakin bahwa tim dia dapat menghidupkan kembali brand ini dengan Preve dan Exora, yang telah didesain untuk dapat comply terhadap  Australasian New Car Assessment Program (ANCAP) safety standards, menggunakan HPF (Hot Press Forming) serta proses TWB (Tailor Welded Blank) pada konstruksi bodi. PROTON adalah produsen pertama di ASEAN yang menggunakan teknologi HPF.

Dengan tambahan ‘five-star’ package yang terdiri dari garansi lima tahun, lima tahun roadside assistance dan lima tahun servis gratis, maka hal ini dilakukan untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari dealer dan konsumen. PROTON adalah produsen pertama di Australia yang memberikan paket ini.

DSC_1050

“Dalam hal proyeksi penjualan kami mengestimasi penjualan sebesar 200 sampai 240 kendaraan per bulan,” seperti dikatakan Mohd Khamil Jamil, dalam hal ini membahas mengenai pasar Australia, dan kemudian menambahkan bahwa target penjualan tahunan perusahaan adalah sebesar  2,000 sampai 3,000 units untuk tahun pertama, dan 4,000 unit satu tahun setelahnya.

“Melihat sejarah dari PROTON maka akan sulit mencapai target tersebut,” dia mengakui. Namun, poin utama adalah membuat profit dan bukan sekedar penjualan. “Tidak masuk akal hanya mencapai angka yang bagus namun kehilangan uang. Pada akhirnya yang menjadi hal yang penting adalah top and bottom line bagi perusahaan.’

“Ini bukan sekedar menjual kendaraan tapi bagaimana menjaga nama dan brand. Kami akan fokus ke pasar ekspor dengan rencana yang lebih terkonstruksi.”

Mengani spesifikasi yang berbeda antara pasar Australia dengan Malaysia, Datuk Lukman Ibrahim selaku Deputy CEO mengatakan. “Ini adalah nilai penjualan yang berbeda. Bila kami melihat pasar yang berbeda maka kita harus mendesain ke persyaratan tertinggi, yang akan menambah spesifikasi namun pada akhirnya akan memberikan keuntungan pada pasar yang berkembang (seperti Malaysia dan Indonesia).”

DSC_1091

Karena standar keamanan yang tinggi di Australia maka akan sulit menjual kendaraan tanpa ESC. “Dengan penawaran seperti ini (di Malaysia) anda mulai pada harga yang tinggi dan itu akan membantu PROTON mencapai margin yang lebih baik, daripada melakukan ekspor dan rugi.”

“Dalam bahasa orang awam, lebih murah bagi kami melakukan cost down daripada cost up,” Mohd Khamil menambahkan. “Jika kami cost up (untuk pasar yang berkembang), maka volume yang kecil tidak dapat menjustifikasi biaya tinggi.”  Di masa yang akan datang maka PROTON dapat dibenchmark dengan persyaratan tertinggi bagi pasar ekspor dan mempunyai opsi lebih banyak diantara kedua pasar.

Untuk ‘five-star’ package, kita diberitahu bahwa hal ini dapat dikembangkan di Malaysia ataupun pasar yang lain namun ini masih dalam pengkajian.  “Ini sudah direncanakan namun kita harus mempertimbangkan logistik. Angka penjualan disini ribuan sedang di Malaysia bisa diatas 100.000. Jika kalkulasi kami tepat kami akan memperkenalkan paket ini ke Malaysia.’

Beliau juga menghentikan isu yang mengatakan R&D berhenti bekerja selama proses akusisi di awal tahun.  “Tidak pernah ada praktek seperti itu dan tidak ada perintah menghentikan pengembangan. Hal ini akan menghentikan pertumbuhan perusahaan..”

DSC_1106

Jadi apa yang akan terjadi selanjutnya?  Yang pasti tujuan berikutnya adalah Selandia Baru  dan revival akan juga terjadi di UK, Indonesia dan Thailand dalam waktu dekat, dengan China besar kemungkinan akan bergabung.

Model yang akan datang adalah versi hatchback dari Preve yang akan keluar dalam 10 bulan kedepan, revival dari Satria Neo untuk pasar Australia serta electric dan global small car yang diperkirakan akan keluar di 2014.

Dengan manajemen baru yang sangat yakin dalam visi dan misinya, maka akan menjadi sesuatu hal yang menarik apa yang akan terjadi dengan PROTON. Kita akan tunggu pengumuman berikutnya pada akhir tahun ini.

(diterjemahkan dari Paultan.org)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s