Mantan CEO Lotus, Dany Bahar mengajukan gugatan ke DRB-HICOM

lotus-dany-bahar

Masih ingat mantan CEO Lotus Dany Bahar? Sang eksekutif yang dipecat mengajukan gugatan kepada Group Lotus serta perusahaan induk asal Malaysia DRB-HICOM karena pemecatan sepihak. Bahar dibekukan kerjanya pada bulan Mei menyusul adanya “komplain terhadap perilaku dia” dan menurut pemeriksaan mengalami pemecatan pada bulan Juni.

Bahar, 40, berusaha mendapatkan kompensasi sebesar 6.7 juta  pounds (RM32.9 juta) dari Lotus karena pemberhentian kerja tak berdasarkan hukum. Ini diungkapkan pada informasi bursa DRB kemarin. Pengacara DRB-HICOM di Inggris diinformasikan mengenai klaim ini pada 23 Agustus 2012.

“Dany Bahar dipecat setelah dilakukan pemeriksaan pada masa dia menjalankan Lotus. Kami percaya kami telah melakukan hal sewajarnya,”  DRB mengatakan , dan menambahkan bahwa mereka beserta Lotus akan melawan dan membela diri terhadap claim tersebut. DRB dan Lotus akan mengajukan tuntutan bali jadi akan ada pertarungan di ruang sidang mengenai hal ini.

Bahar, arsitek dari rencana ambisius lima tahu di Group Lotus bergabung di perusahaan yang berkedudukan di Hethel pada tahun 2009 sebagai CEO dari Ferrari dimana dia merupakan senior vice president. Sebelumnya  Bahar bekerja pada Red Bull GmbH sertaFritz Kaiser Group.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s