Test Drive: Honda Brio 1.2 i-VTEC CVT, sang raja kecil

Akhirnya setelah bekerja tanpa pernah mengambil cuti selama 8 tahun saya memutuskan untuk berlibur sejenak menghilangkan kepenatan dari padatnya Ibukota Jakarta. Kebetulan sempat book tiket murah ke Phuket, Thailand dan berharap bisa menghilangkan stress dan merefresh pikiran. Dan salah satu cara untuk explore satu tempat adalah menyewa kendaraan. Tentu dengan harapan bisa explore dengan waktu tersendiri dan kecepatan tersendiri, sekaligus menikmati lalu lintas yang tidak terlalu hectic.

Tentu yang harus dicoba adalah kendaraan yang belum ada di Indonesia dan kebetulan saya mendapatkan Honda Brio 1.2 CVT yang sedianya akan dipasarkan di Indonesia dalam waktu dekat. Honda Brio ini berkat dari Sixt Rental yang biasa menyewakan kendaraan cukup baru dengan harga yang kompetitif.

Pertama kali melihat Brio,  ada perasaan campur aduk. Dari depan OK tapi dari belakang hmmmmm.. mungkin yang bikin sedikit aneh adalah bentuk lampu belakang walau kaca hatchback cukup unik dan malah mirip seperti hatchback Civic Wonder setrikaan zaman dulu.

Dari depan seperti Honda Jazz dikecilkan dan dengan panjang 3.61 meter, lebar 1.68 meter, tinggi 1.48 meter dan sumbu roda sepanjang 2.345m maka Brio termasuk kendaraan kompak. Namun di kekompakan dia terletak kebesaran interior. Kalau tidak salah small size but big space. 🙂

Dari sisi belakang bisa dikatakan sedikit love and hate. Kalau saya sendiri kurang begitu suka dengan tampilan belakang, sedikit aneh namun itu adalah selera masing-masing orang. Pintu hatchback diganti dengan kaca dan seperti dikatakan sebelumnya jadi mirip dengan Civic Wonder era 80-an.  Cool tapi bisa juga mahal kalau pecah. Sedikit kekurangan juga adalah tidak adanya wiper  di kaca belakang. Memang penghematan biaya tapi selama berkendara di Phuket yang hujan menyulitkan saya melihat ke belakang. Besar harapan versi Indonesia bisa dilengkapi dengan wiper belakang.

Dari sisi interior termasuk sederhana, mengingat ini adalah kendaraan low price dan kelihatan dari penggunaan material plastik keras. Walaupun begitu desainnya dapat dikatakan cukup baik, tidak menghebohkan namun cukup. Audi0 2-DIN yang digunakan sayangnya tidak bisa memainkan CD namun dia ada USB port pada sisi bawah. Agak sedikit janggal adalah posisi dari audio yang cenderung menghadap ke penumpang dan bukan ke pengemudi.

Setir 3-spoke yang terpasang pada Brio bisa dikatakan mirip dengan punyanya Jazz atau Civic dan mempunyai bahan dan diameter yang cukup nyaman digenggam. Electric Power Steering juga cukup ringan dan responsif pada saat berkendara. Di sisi interior yang menarik adalah penggunaan bucket seat yang pada mulanya berkesan tidak nyaman diduduki namun setelah berkendara 3 hari saya sangat terkesan dengan kenyamanan yang memadai dari jok ini walau bentuknya tipis.

Fitur keamanan juga cukup tinggi pada Brio yaitu Dual Airbags, ABS-EBD dan Immobilizer

Yang menarik adalah penggunaan mesin 1.2 Liter i-VTEC yang dikombinasikan dengan transmisi CVT. Tenaga yang disalurkan cukup memadai dan sangat halus perpindahan giginya. Mungkin karena BBM di Thailand cukup baik namun tidak terasa ada tersendat atau kehilangan tenaga. Bahkan kita dapat melakukan cruising 80 km/h dengan putaran cuma 1250 rpm.

Handling dan bantingan suspensi Brio juga cukup baik untuk kelas ini, berbeda dengan small city car yang lain yang cenderung terasa keras atau mantul-mantul. Pada Brio terasa sedikit lebih dewasa.

Jadi kesimpulannya? Kalau PT Honda Prospect Motor bisa memasarkan dengan harga kompetitif saya yakin akan laku namun memang masalah desain menjadi perhatian serta tidak adanya defogger dan wiper belakang.

Bila memerlukan kendaraan sebatas sebagai alat transportasi saya yakin ini adalah kendaraan yang sesuai.

Advertisements

2 thoughts on “Test Drive: Honda Brio 1.2 i-VTEC CVT, sang raja kecil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s