Preview: Proton Prevé

Ketertarikan mengenai  Proton P3-21A semakin meningkat dan beberapa hari ini ada preview test drive kepada media Malaysia dan ada beberapa hal yang ternyata dapat dikonfirmasikan yaitu – namanya adalah Prevé, dijadwalkan launching di Malaysia pertengahan bulan ini, dan dia cukup baik serta improvisasi yang sangat banyak dari kendaraan Proton sebelumnya.

Pengemudi yang tinggal di wilayah Putrajaya mungkin melihat hari ini ada konvoi kendaraan yang ditempel stiker dipimpin oleh sebuah Proton Inspira hitam. Dibalik kemudi ada beberapa rekan media Malaysia. TIdak diperbolehkan membawa kamera agar tidak ada bocoran gambar setelah waktu peluncuran, foto teaser sendiri diberikan oleh Proton dan hanya ini yang dapat dilihat untuk memuaskan keingintahuan Anda.

Tidak terlalu banyak foto namun ada beberap info yang dapat dishare.

Sang Nama – Prevé

Diucap ‘prae-vae’, walau aslinya harusnya diucap ‘preef’, seperti kata dalam bahasa Inggris yang berarti  ‘to prove / membuktikan’, dan Proton tentu harus membuktikan sangat banyak kepada publik setelah memberi hal yang kurang baik selama 25 tahun. Walau kelihatan sangat anggun namun mengucap nama Preef tidak akan menginspirasikan pembeli. Coba katakan kepada dunia anda menyetir satu.

Untung bagi Proton, kata dalam bahasa Spanyol untuk  pandangan masa depan (envision) diucap Prevé dengan huruf  é pada akhir kata dan diucap  ‘prae-vae’. Untuk alasan estetika dan akustik akhirnya nama Spanyol digunakan sebagai nama resmi, walau Proton masih menekankan asal muasal dari bahasa Inggris.  Oh, dan bila anda berpikir mengucap itu susah bayangkan untuk mengetiknya dengan  é.

Positioning

Rumor yang beredar di dunia maya adalah bahwa Prevé dikembangkan sebagai pengganti dari  Persona. Hal ini bisa dikatakan betul dibeberapa pasar, namun untuk pasar Malaysia, Persona tetap akan dijual namun dalam spesifikasi standar yaitu B-Line spec. Versi M-Line dan H-Line akan di discontinued untuk mendapatkan suatu jarak antara kedua model. Mungkin akan ada yang mengingat strategi yang sama di tahun 1993 dimana Proton tetap menjual varian 1.3 liter dari Iswara setelah meluncurkan Wira.

Strategi produk Proton menempatkan  Prevé diantara Persona dan Inspira.  Dan untuk semakin memisahkan varian paling tinggi dari Prevé dengan Inspira, maka versi 1.8 dari Inspira akan dihapus dan akan digantikan oleh Inspira 2.0 serta versi manual.

Apa yang dapat diharapkan

Dari beberapa pengumuman sebelumnya maka Prevé akan ditawarkan dalam tiga varian. Harga dimulai pada estimasi RM62k (Rp 186.000.000) untuk versi baseline dengan mesin 1.6 liter manual sampai ke yang paling atas yaitu varian turbocharged CVT pada RM75k (Rp 225.000.000) . Diantaranya akan ditempatkan oleh sebuah varian CVT non turbo dengan harga estimasi RM65k (Rp192.000.000). Booking awal menunjukkan adanya keinginan yang tinggi dari versi paling atas yang mengambil setidaknya 70% dari total booking.

Seperti sudah diprediksi, mesin Campro CFE yang diperkenalkan pada Exora ditawarkan sebagai mesin utama digabung dengan CVT 7 speed dengan virtual rasio dan paddle shifters. Yang sedikit mengejutkan adalah varian rendah yang mendapatkan mesin bertenaga 108hp CAMRO IAFM+ yang terdapat pada Saga FLX dan bukan mesin Campro CPS yang bertenaga 125hp. Proton jujur mengatakan ada pertimbangan biaya sehingga diputuskan menggunakan mesin IAFM agar ada harga permulaan yang kompetitif.

Keluar dari ruang mesin, dan ada beberapa hal yang sangat impresif dari  Prevé, mari kita mulai dari sasis. Dikembangkan dari platform Exora namun suspensi belakang berupa torsion beam diganti dengan setup  multi-link . Arsitektur Proton bahkan menampilkan trailing arm yang mirip dengan desain Ford Control Blade, dan walau seperti Ford namun Proton tetap mempertahankan layout coil over.

Ruang bagasi diukur sebesar  508 litres, dan penggunaan ban  space-saver spare memberi keuntungan penambahan ruang bagasi. Dan kalau melihat setup Multi Link dari Proton dan ada orang yang mengatakan bahwa penggunaan Torsion Beam bisa menghemat ruang bisa dikatakan sedang bicara “bullshit”. Karena apabila Proton bisa membuat suatu setup multilink yang kompak masak produsen lain tidak bisa.

Dari segi perlengkapan, Proton melengkapi  Prevé dengan sangat lengkap. Beberapa perlengkapan hanya ada pada model CFE namun semua akan mendapatkan cakram belakang, ABS, EBD, seat belt pre-tensioners, active head rests, trip computer, dan remote boot release. Hal yang eksklusif di spek tertinggi adalah push start button, auto folding wing mirrors, auto wipers, dan stability control. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah lampu kabut belakang yang ditawarkan pada model domestik Proton dan merupakan standar di semua varian.

Impresi berkendara

Pada sesi preview hari ini kami mendapat kesempatan mencoba ketiga varian dari  Prevé dengan jarak 160km dengan berbagai macam jalan. Versi CFE tentu merupakan pilihan utama terutama dengan torsi menengah yang sangat kuat yang menghasilkan penjelajahan kecepatan tinggi tanpa kerja keras. Versi manual dengan transmisi lima percepatan keluaran Getrag adalah yang paling “seru” namun versi IAFM+ dengan CVT menjadi versi yang paling mengejutkan

Kami menguji kombinasi IAFM-CVT pada Saga FLX SE tahun lalu, dan walau dia berkendara dengan baik namun dihantui oleh jeda tiga detik dari gas. Jeda itu hilang pada spesifikasi menengah Prevé, dan walau tidak secepat saudaranya versi turbo namun dia bisa dikatakan cukup cepat dan dapat mencapai 150-160kpj tanpa banyak kerja keras walau dengan suara yang keras.

Berbicara mengenai bunyi, untuk hal ini Proton telah bekerja dengan sangat baik pada  Prevé. Versi CFE sangat hening pada kecepatan tinggi, dan walau versi IAFM sangat ribut pada saat mesin dipaksakan kerja. Namun ada yang menarik bahwa suara angin dan ban juga dapat dibuat tidak terdengar.

Kami juga dapat mengatakan bahwa dengan Prevé , Proton tetap menepati janjinya memberi kendaraan dengan ride and handling terbaik. Setup suspensi memang kelas dunia dan terutama pada keseimbangan antara kualitas berkendara dengan handling. Stabilitas pada kecepatan tinggi, sampai 200 km/jam termasuk terbaik diantara pesain di segmen C dan hanya dapat ditandingi oleh Ford Focus

Kesimpulan

Impresi pertama yang didapat dari kendaraan test pre-production adalah bahwa Prevé merupakan produk Proton yang terbaik. Kualitas utama ada di sisi Ride and handling, dan pemberian fitur yang sangat banyak pada kendaraan ini juga merupakan value for money. Tentu masih kita pertanyakan kualitas pembuatan dan ada beberapa hal yang harus diperbaiki pada sisi mesin.

Namun yang harus diingat adalah dari sisi harga RM75k, anda tidak dapat mengharapkan tingkat kualitas Jerman. Prevé merupakan lompatan yang besar dari Proton, dan dia memberikan suatu paket yang sangat kompetitif. Sebuah tanggal peluncuran pada 16 April disebut namun belum ada konfirmasi. Harga resmi akan diumumkan kemudian namun bisa dianggap bahwa akan lebih rendah dari harga yang diperkirakan.

Foto: Official Proton release.

Sumber: Autoworld.com.my

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s