Nissan menghidupkan kembali Datsun di Indonesia setelah 30 tahun

NISSAN

Hal ini dikatakan Chief Executive Carlos Ghosn pada saat mengunjungi Indonesia pada hari Selasa.

Datsun direncanakan akan menginjak jalanan di  India, Indonesia dan Russia pada tahun 2014. Namun  Mr. Ghosn mengatakan ingin mengumumkan penghidupan kembali nama ini di Indonesia sebagai bukti pentingnya pasar Asia Tenggara di mata Nissan. Nissan berencana menginvestasikan  $400 juta untuk melipatgandakan kapasitas dia di negara dengan ekonomi terbesar di regio ini.

Merek Datsun

Nissan Auto Co. meluncurkan mobil sport pertama Jepang yang dibuat secara masal pada tahun 1958. Dan nama mobil tersebut hanya dipanggil Datsun Sedan.

Pembuat mobil Jepang tersebut mengatakan sekarang sudah saatnya untuk membersihkan debu dari Datsun karena Nissan berusaha untuk meningkatkan market share global ke 8% dalam lima tahun kedepan dari 5.8% saat ini.

“Kami melihat kesempatan di pasar yang baru berkembang untuk tumbuh pada kendaraan dengan harga murah, Relaunch dari Datsun mengizinkan kita untuk mencari pasar-pasar baru ini.” seperti dikatakan  Simon Sproule, Vice President Nissan untuk  global marketing communications.

Walau brand Nissan menjadi target bagi pembeli dengan penghasilan menengah dan brand Infiniti ditujukan ke pelanggan yang lebih mapan, Datsun diposisikan sebagai brand bagi pembeli dengan penghasilan rendah namun tanpa merusak citra dari merek lain. Sumber mengatakan Datsun akan dihargai mulai Rp 60.000.000 s/d Rp 90.000.000, atau kira-kira setengah dari kendaraan Nissan yang paling murah.

Namun akan menjadi suatu ujian yang sangat baik bagi pembuat kendaraan no.2 Jepang apakah dapat menarik volume dengan menghidupkan suatu brand yang sudah mati. Analis mengatakan produsen mobil harus banyak melakukan spending untuk mengenalkan kembali Datsun kepada konsumen.

“Saat ini dia tidak punya  brand recognition dan ini akan menjadi hal yang sulit bagi Nissan,” seperti yang diungkap Ammar Master, seorang manager yang tinggal di Bangkok pada perusahaan otomotif LMC Automotive. “Membangun brand awareness bagi merek ini akan sulit.’

Nissan tidak merinci mengenai desain, mesin maupun ukuran dari mobil Datsun. Namun sumber mengatakan Datsun akan melakukan cross-share platforms dan jointly source components dengan operasi yang berhubungan. Namun sumber juga mengatakan bahwa  Datsun bukanlah versi rebadge dari kendaraan yang dijual di China dibawa nama Venucia dengan mitra dalam negeri  Dongfeng Motor Group Coatau dari kendaraan Dacia yang dijual oleh perusahaan mitranya Renault SA  di Eropa Tengah.

Nama Datsun digunakan pertama kali di Jepang pada tahun 1930 dan kemudian dikenalkan secara global ke beberapa pembeli diluar Jepang yang telah mengetahui merek Nissan. Pada tahun 1970, brand tersebut semakin dikenal di Amerika Serikat terutama dengan model kecil seperti  B210. Namun di pertengahan 1980-an Nissan memensiunkan nama tersebut sehingga perusahaan induk dapat menggunakan namanya sendiri pada kendaraannya.

Ekspansi dari Nissan Indonesia direncanakan dapat diselesaikan pada tahun 2014, dan akan meningkatkan kapasitas produksi didalam negeri sebesar  250,000 mobil per tahun dari kapasitas saat ini sebesar 100,000 mobil.

Tahun lalu sedikitnya 900,000 kendaraan dijual di Indonesia, atau lima kali lipat dari penjualan tahunan sepuluh tahun sebelumnya. Perekonomian di Indonesia akan berkembang sebanyak 6% tahun ini. Indonesia merupakan negara dengan pengaruh ynag paling sedikit dibanding tetangga Asia yang lain terutama dengan melemahnya Eropa, para ekonom mengatakan bahwa pasar Indonesia didorong oleh permintaan dalam negeri dibanding ekspor.

“Indonesia menjadi powerhouse of Asean,” ucap Mr. Ghosn,  “Pertumbuhan penduduk yang stabil dan pertumbuhan ekonomi yang kuat berarti masa depan pasar ini sangat cerah.”

Beberapa perusahaan lain juga sedang mengembangkan diri di Indonesia—yang merupakan rumah dari negara keempat dengan penduduk terbanyak setelah China, India dan Amerika Serikat. Termasuk juga para pesaing Nissan yang berarti bahwa Indonesia dapat menjadi studi kasus dari penghidupan kembali brand Datsun.  Honda Motor Company minggu lalu mengatakan bahwa mereka mengembangkan lagi pabrik mobil dan motor di Indonesia. Toyota Motor Corporation dan Suzuki Motor Corporation juga mengatakan ingin mengembangkan pabriknya di Indonesia.

Produsen mobil juga sedan melihat Indonesia sebagai basis produksi kedua di Asia Tenggara. Dimana Thailand dilihat sebagai hub produksi utama di region ini namun para produsen tidak mau berisiko setelah adanya banjir besar di Thailand yang menganggu output.

“Banjir yang terjadi di Thailand tahun lalu memberi suatu fakta untuk tidak meletakkan semua telur dalam satu keranjang,” seperti dikatakan Mr. Master pada LMC Automotive.

 

sumber: Wall Street Journal online, ditulis oleh I Made Sentana, diterjemahkan ariefinm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s