Proton P3-21A is Proton Preve? menurut ini sih iya

Selama ini sudah coba ditutup namanya oleh pihak Proton namun akhirnya bocor juga di internet dan media di Australia. Dimana besar kemungkinan Proton P3-21A akan dinamakan Proton Preve.

Walau sampai saat ini masih belum resmi dimana ada kemungkinan nama dapat berubah, namun nama  ‘Prevé’ telah tampil di material marketing Proton yang telah bocor serta gambar jelas dari kendaraan produksi.

Prevé akan menggantikan  Persona pada lini Proton Australia pada bulan September, dan dijanjikan akan lebih besar dan lebih lengkap.

Dengan panjang 4543mm, lebar 1786mm, ketinggian 1524mm  dan dengan jarak sumbu roda 2650mm, maka ukuran Prevé hampir sama dengan Mazda3 sedan, dan volume bagasi sebesar 508-liter akan menjadi kapasitas bagasi terbesar di kelasnya.

Versi paling tinggi di Australia Prevé GXR akan ditenagai oleh mesin Campro CFE 1.6-liter turbocharged yang menghasilkan tenaga 103kW  (pada 5000rpm) dan torsi 205Nm (2000-4000rpm) – sebuah peningkatan yang signifikan dari output Persona semula 82kW/148Nm. Konsumsi bahan bakar dijangka pada  6.5 liter per 100km menurut spesifikasi Malaysia dan akselerasi  0-100km/h sekitar 9.6 detik.

Versi standar Prevé GX akan mendapatkan mesin Naturally Aspirated dengan tenaga 80kW/150Nm dan akan meminum bahan bakar sebanyak 5.8-6.1L/100km dan perlu  12.0-12.5 detik mencapai kecepatan tiga digit.

GXR akan dilengkapi dengan transmisi standard  ‘seven-speed’ Protronic paddle-shift CVT transmission, sementara GX akan mendapatkan opsi manual lima percepatan atau ‘six-speed’ CVT.

Proton mulai mempertahankan titel juara APRC di Selandia Baru

neo-s2000-nz

Proton Motorsports mengakhiri Asia Pacific Rally Championship (APRC) tahun lalu dengan menyapu bersih delapan titel kejuaraan. Dan sekarang saatnya untuk mempertahankan titel itu pada saat musim APRC 2012 dimulai di Rally of Whangarei di New Zealand.

Memimpin serangan Proton didalam Satria Neo S2000 adalah juara bertahan APRC Alister McRae. Orang Skotlandia ini akan didampingi oleh pengemudi Proton SWRC PG Andersson. Orang Swedia akan debut di APRC. Team MRF asal India akan menjadi halangan utama dengan kendaraan baru mereka Skoda Fabia S2000s yang dikemudikan oleh  Gaurav Gill dan Chris Atkinson. Pengemudi terakhir membawa Proton tahun lalu.

“Orang-orang mengatakan bahwa seri APRC lebih banyak mengenai pengalaman yang mungkin bagi saya sedikit berat karen Selandia Baru adalah pertama kali saya jalani didalam ronde ini. Namun ini tidak akan membuat saya memelankan diri. Saya mempunyai jiwa yang sangat kompetitif. Saya mau memenangkan setiap reli dan kejuaraan yang saya masuki dan ini bukan pengecualian,” seperti diucap PG.

nz start ceremony

Proton juga akan memakai juara 2WD APRC  Karamjit Singh dan juara  APRC junior  Akira Bamba didalam Proton Cusco Rally Team 1600cc Satria Neo.

Bergabung dengan pasangan ini adalah Kenneth Koh, yang pertama kali tampil di  reli internasional pada kategori  2WD APRC . Koh memenangkan 2WD Malaysian Rally Championship tahun lalu dan juga merupakan MRC junior champion.

Berjalan selama weekend ini, Rally of Whangarei dibagi dalam 16 special stages diatas jarak yang kompetitif sepanjang 283.28 km.  Leg 1 terdiri dari delapan stages termasuk 1.5 km super special. Delapan SS sisanya akan dijalankan pada hari Minggu.

Touring de Purwokerto dengan EOCI dan PCI (part 2)

Seperti dijanjikan sebelumnya maka inilah part 2 dari perjalanan para Exorian dan Protoners ke Purwokerto.  Setelah beristirahat dengan cukup akibat perjalanan melelahkan selama 12 jam. Setelah sarapan di hotel (bubur dan sebagainya 🙂 kami melanjutkan perjalanan untuk bersiap di Proton Edar Purwokerto –  Djoko Motor. Karena disini akan dibuat ramah tamah antara Proton Club Indonesia (PCI) bersama dengan pengguna Proton di Purwokerto. Sejak Proton Edar Purwokerto dibuka 3 bulan lalu mereka sudah mampu laku menjual 10 unit. Dan diharapkan kehadiran komunitas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sama kendaraan Proton.

Di Proton Edar Purwokerto diadakan pendaftaran ulang para peserta baik yang dari Jakarta dan Purwokerto serta ada penjualan merchandise Proton CLub Indonesia bagi yang berminat. Cukup banyak merchandise yang tersedia seperti payung, topi dan pin serta barang-barang jualan koperasi PCI. Banyak ternyata pemilik Proton di Purwokerto langsung tertarik dengan menjadi anggota PCI serta langsung mendaftarkan diri.

Acara ramah tamah di Proton Edar Purwokerto dipromosikan sebagai ajang temu kangen bagi anggota PCI serta pendirian Proton Club Indonesia Chapter Purwokerto dan Exora Owners Club Indonesia chapter Purwokerto bila ada. Acaranya sendiri sangat santai dimana terdiri dari organ tunggal, sesi karaoke bagi yang berminat serta ditutup dengan acara sambutan dan konvoi keliling kota Purwokerto dengan kawalan Polisi. Hal ini agar perjalanan lancar dan mengingat bahwa ternyata lampu hijau ternyata sangat pelit diberikan oleh Kepolisian Purwokerto. Hanya beberapa detik hijau dibanding merahnya.

Setelah semua berpuas menyanyi dan dilakukan sambutan oleh pihak Proton Edar Purwokerto, maka diadakan makan siang terlebih dahulu sebelum melakukan pawai atau konvoi. Konvoi sendiri terdiri dari kurang lebih 23 kendaraan Proton (13 Dari Jakarta dan 10 dari Purwokerto) dan mengelilingi kota Purwokerto kesemua tempat keramaian. Yang menarik adalah bahwa setelah dilakukan acara pawai keliling kota dan acara temu kangen akhirnya ada banyak calon pelanggan yang mampir ke Proton Edar Purwokerto untuk sekedar melihat dan mengetahui lebih detail mengenai kendaraan Proton.

Hal ini membuktikan bahwa komunitas dapat menjadi salah satu strategi penjualan yang ampuh bagi suatu Agen Pemegang Merek. Konvoi berjalan melewati beberapa dealer-dealer besar dari APM yang lain dan cukup dapat menarik keingintahuan mereka akan adanya Proton di Purwokerto.

Setelah lelah mengelilingi Purwokerto akhirnya rombongan Jakarta memutuskan untuk melakukan refreshing ke Baturaden yang terkenal.  Baturaden adalah tempat wisata di Purwokerto yang terkenal akan kesejukannya dan terletak di sisi selatan Gunung Slamet. Ada banyak objek wisata didalam Baturaden seperti Pancuran Pitu yaitu pancuran air belerang yang dikatakan dapat menyembuhkan penyakit kulit. Terapi spa ikan, pemandangan alam dsb.

Hawa yang sejuk dan pemandangan yang indah memberi ketenangan bagi siapapun yang ada di Baturaden ditambah dengan bersihnya area wisata tersebut. Lucunya ada beberapa kawan Exorian yang tadinya berpisah ke Yogyakarta malahan jadi ketemu di Baturaden…ternyata eh ternyata anda ketahuan hahahahahha…….

Sayangnya menikmati ketenangan alam sekitar hanya dapat dinikmati secara singkat karena hujan deras yang menguyur Baturaden dan mengingat kami ada di gunung termasuk agak sedikit mengerikan. Jadi satu per satu memutuskan untuk kembali ke hotel demi membersihkan diri dan bersiap-siap untuk acara makan malam di Depo Pelita.

Setelah semua anggota sudah kembali ke hotel dan membersihkan diri serta menyempatkan diri shalat dan sebagainya, maka malamnya perjalanan dilanjutkan ke Depo Pelita ini adalah tempat belanja favorit orang Purwokerto yang bisa dikatakan gabungan antara Electronic City dengan Mangga Dua namun ditambah dengan fasilitas waterboom.

Dan setelah kami tiba disana diberikan masing2 voucher diskon pembelian batik dan makan sebesar 10% kerjasama antara Proton Edar Purwokerto dengan Depo Pelita. Selesai makan-makan dan belanja-belanja ternyata masih ada kejutan dari pihak Purwokerto. Ada undian doorprize dan diminta untuk siapa belanja tertinggi yang dapat untuk diberikan hadiah. Alhamdulillah adik saya dapat dan ternyata not bad DVD Player. Lumayan bisa bawa yang dari rumah ke tempat yang lain hahahaha.

 

Touring de Purwokerto bersama Exora Owners Club Indonesia dan PCI (part 1)

Pada tanggal 23 Maret 2012 pas long weekend di pagi hari, sekumpulan anggota club Proton Club Indonesia bersama Exora Owners Club Indonesia (EOCI) bersiap-siap melakukan touring jarak jauh pertama ke Purwokerto dalam rangka memenuhi undangan Protoners Purwokerto serta jalan-jalan pada long weekend dan mencoba menarik minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan Proton.

Sebanyak 11 unit Proton bersiap di istirahat tol KM39 pada pukul 06.00 dini hari dan didukung oleh satu unit Proton Response Team yang mendampingi acara touring ini. Untuk meminimalisir kemungkinan menganggu perjalanan para pengemudi lain maka diputuskan untuk membagi kendaraan menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama berangkat pada pukul 06.30 dan kelompok kedua berangkat pada pukul 07.00. Saya sendiri berada di kelompok dua dengan posisi sweeper.

Estimasi perjalanan yang akan ditempuh adalah kira-kira 350km dari Jakarta dengan waktu tempuh kira-kira 8-9 jam perjalanan. Kelompok dua start dari KM39 tepat pukul 07.15 dengan sekitar 6 kendaraan yang terdiri dari 2 Proton Saga, 1 Proton Gen2, 1 Proton Arena dan 2 Proton Exora. Rute yang diambil adalah melalui jalur pantai utara melewati Cikampek, Simpang Jomin, Jatibarang, Ajibarang masuk Tol Palimanan kemudian keluar Pejagan kearah Purwokerto.

Baru keluar dari istirahat tol KM39 kami sudah dihadang oleh kemacetan yang parah dari para pelancong dari Jakarta yang akan keluar kota. Ditambah lagi ada beberapa klub otomotif lainnya seperti Zafira Club, Trajet Familiy Club, Pajero Owners Club (POC) yang juga melakukan kegiatan turing pada long weekend ini.  Dengan konvoi enam kendaraan tentu akan sulit bergerak namun karena didukung dengan adanya Handy Talkie maka komunikasi perjalanan termasuk lancar dan aman. Disini sangat terasa pentingnya sebuah HT bila melakukan turing dan disarankan bagi anggota setidaknya melengkapi diri dengan HT.

Setelah melewati kemacetan di tol Cikampek kami akhirnya berhasil keluar dan menuju kearah Simpang Jomin. Sayangnya simpang jomin ditutup oleh Polisi sehingga kami harus mencari jalan potong yang ditunjuk oleh orang-orang yang tinggal di wilayah Cikampek. Perjalanan sepanjang Cikampek termasuk cukup baik walau ada sedikit lubang-lubang namun yang sangat harus diwaspadai adalah truk-truk yang berjalan sepanjang Pantura.

Perjalanan masih lancar sampai dengan wilayah Ciasem dimana kami dihadang kemacetan karena adanya perbaikan jalan. Kelihatan bahwa pemerintah berusaha untuk memperbaiki jalan sebelum adanya arus mudik lebaran. Ciasem sendir kami terjebak selama 30-45 menit dan hanya untuk perbaikan jalan kurang lebih 100meter.

Setelah melewati Ciasem jalanan lancar sampai kita memasuki wilayah Jatibarang dimana jalan sudah mulus dan dapat dilewati dengan kecepatan tinggi. Seharusnya jalan provinsi seperti ini harus dicontoh di wilayah lain dimana mobil dapat berjalan dengan lancar dengan kecepatan yang juga cukup nyaman. Karena waktu terpotong untuk shalat Jumat, maka Kelompok Dua akhirnya kumpul di istirahat tol Palimanan. Di istirahat tol Palimanan ada satu lagi Gen2 bertambah karena menyusul kami yaitu pak Ismail yang memiliki Gen2 FL berwarna putih dan baru berusia 3 bulan.

Setelah semua selesai makan siang akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju Purwokerto. Tol yang kami lalui adalah Palimana-Kanci dan kemudian masuk ke tol Bakrie (Rp 21.500 hanya untuk tol 30km cklckkckc). Tol Bakrie sangat bumpy namun karena Proton didukung oleh desain suspensi dengan Lotus Ride and Handling maka perjalanan dapat dikatakan aman dan nyaman.

Keluar pintu tol Bakrie kami membelok ke kanan menuju arah Purwokerto, namun tanpa diduga kondisi jalan setelah Pejagan bisa dikatakan bagaikan tambak ikan. Saking besar-besarnya lubangnya kita harus berjalan seperti slalom test. Namun satu hal yang dapat dikatakan bahwa pemandangan yang dilalui cukup indah dan menyegarkan ditambah dengan perjalanan ramai-ramai yang diiringi dengan ingar bingar becandaan melalui HT sehingga tidak membuat bosan perjalanan.

Perjalanan yang cukup panjang menuju Purwokerto ditambah adanya beberapa jalur yang ternyata harus buka tutup karena adanya bekas longsor. Perjalanan yang semula diperkirakan mencapai 8-9 jam ternyata molor sampai dengan 12 jam dimana ketibaan kami di hotel kira-kira pada pukul 19.00 WIB.

Dan ternyata hotel yang kami tempati Hotel Roda Mas cukup representatif dengan harga yang sangat bersahabat. Kira Rp 180.000 / malam namun ada fasilitas AC, LCD TV dan yang penting air panas. Tidak buruk untuk penginapan di kota Purwokerto. Karena hari sudah malam tentu merupakan malam yang santai dimana sebagian besar anggota cukup ngobrol dan makan-makan bersama sambil bersiap untuk acara besok.

 

 

Debut ASEAN: Ford Focus Generasi ke-3

focus 06

Ford akan menampilkan generasi ke-3 dari Ford Focus bagi pasar ASEAN pagi ini di  33rd Bangkok International Motor Show, dan untuk penawaran segmen C ini akan ada versi sedan dan hatchback dan kemungkinan debut pasar berada di pertengahan tahun ini.

Didepan debutnyaC346 Focus diberikan preview kepada media di pertengahan kota Bangkok, dengan showcase sedan berwarna Ingot Silver version  – mobil itu sendiri terlihat bagus dalam bentuk aslinya dan mempunyai tampilan yang meyakinkan.

Dari segi desain dia kelihatan lebih bersih dan terintergrasi dibanding versi sedan  C307. Bagian buntutnya terutama – didesain oleh desainer asal Australia Todd Willing – terlihat menempel lebih organis.

focus 02

Mobil tersebut akan dijual di region ini dengan dua pilihan mesin, walaupun tidak ada mesin EcoBoost namun mesin baru Duratec 2.0 litre Ti-VCT GDi dapat bertahan secara signifikan, menurut Ford.

Dari segi output dia bukanlah termasuk mobil pelan – ada sekitar 20% lebih banyak tenaga dari mesin Focus 2.0 sebelumnya dengan tenaga 170 PS dan torsi 200Nm. Serta akan dikombinasikan dengan  six-speed, dual dry-clutch PowerShift transmission, yang dilengkapi dengan  paddle shifters.

Mesin yang kedua adalah mesin Duratec 1.6-litre Ti-VCT, tidak asing bagi pengguna Fiesta, yang mempunyai tenaga 125 PS serta torsi 159 Nm, dan digabung dengan six-speed Ford PowerShift transmission atau five-speed iB5 manual gearbox.

focus 04

Akan ada dua tingkatan trim untuk mobil ini, yaitu  high-series Titanium+ serta varian Sport+  – dengan fitur yang lebih menarik dengan safety pack pada model spesifikasi tinggi.

Akan ada banyak sekali fitur yang terpasang pada tipe ini, dimulai dengan Active Grille Shutter system – dimana ventilasi udara akan diatur agar aliran udara ke grill dan cooling system dapat mengurangi gaya gesek dan bunyi angin pada saat kecepatan tinggi dan memberi efisiensi bahan bakar.

Didalam juga terdapat Active Park Assist, yang termasuk totally hands-free parallel parking capability, dan Active City Stop collision-mitigation system serta Blind Spot Information System (BLIS), yang sudah dikenal pada pemilik  Volvo.

Juga ada  Smart Keyless Entry, yang akan mengunci dan membuka pintu pada saat pengemudi memegang bukaan pintu serta start / stop ignition, Ford juga memberikan SYNC connectivity package, yang memberi hands-free, voice-activated in-car connectivity. Dari voice calls sampai baca SMS dan main musik.

Sistemnya adalah versi lebih maju dari yang terdapat di Fiesta, dan sample yang terdapat pada preview menampilkan kemajuan yang halus pada saat dioperasikan.

Kit juga termasuk dual-zone electronic air-conditioning, rain-sensing wipers, automatic headlamps, cruise control, powered sunroof serta  auto-dimming rear view mirror, diantara lainnya.

focus 03

Fitur pasif termasuk airbag pengemudi dan penumpang depan, airbag samping depan dan  side curtain airbags bagi penumpang depan dan belakang. Sementara itu  Electronic Stability Program menggunakan Emergency Brake Assist, Hill Launch Assist dan Anti-Lock Brake System, serta Electronic Brakeforce Distribution.

Dari segi  ride and handling, tingkat Noise Vibration dan Harshnes telah dikurangi dan dinamika berkendara diperbaiki dengan peningkatan kekakuan  30% lebih rigid dari  C307. Dan mobil diberikan Torque Vectoring Control sebagai perlengkapan standar.

Official: Volkswagen juga akan mengeluarkan merek murah

Renault mempunyai Dacia, Nissan baru menghidupkan kembali Datsun, Tata mempunyai Tata, dan bagi Opel dan Fiat mereka juga mempunyai beberapa gosip.  Namun yang jelas: memperkenalkan merek budget di dunia yang mempunyai daya beli rendah adalah trend terbaru. Dan yang berikutnya adalah:  Volkswagen.

Walau VW dengan Up sudah merupakan mobil dengan harga yang paling menarik, namun merek budget akan berbeda arah: Lebih sedikit hi-tech, dengan interior luas sehingga mendapatkan value for money dari mobilnya.  Pada pasar yang berkembang target dari harga kendaraan murah adalah sekitar  5.000 euro (dua kali lipat Tata Nano). Namun apa nama dari merek budget tersebut belum ada yang tahu, namun semua usulan dapat diterima dengan baik. (Prollwagen?).

VW pada saat ini sudah membuat Vento di India serta Polo yang dibuat khusus pasr Indoia dengan harga  7.000 euro, dan bagi China sudah dipikirkan mobil budget dengan format Seat Toledo.  Ini semua adalah kendaraan yang sebagai VW atau anak perusahaan dibuat. 

Dibawah itu akan masuk merek budget, yang harus dapat memenuhi keinginan konsumen lokal. Sebagai contoh: Di Brazil harus bisa memproduksi mobil dengan lima tempat duduk dan harus sangat kuat. Dan apakah kendaraan tersebut mengeluarkan 100 atau 150 gram CO2 per kilometer di udara atau mempunyai lampu LED indah tidak terlalu dipedulikan.  Anda harus mendapatkan banyak mobil dari uang yang dikeluarkan, dan keuntungan bagi pabrikan berarti volume.

Rencana terbaru dari  VW untuk world domination dibahas oleh  Ulrich Hackenberg, Direktur Pengembangan VW. Untuk potensi ini adalah cara yang baik untuk menghadapi China dengan senjatanya sendiri, serta mengambil share dari kelas menengah yang sedang tumbuh di negara-negara berkembang. Namun hasilnya masih perlu diliihat dengan seksama.

Dan sejauh mana Proton terlibat didalam rencana ini kita belum tahu, namun besar kemungkinan dapat terjadi mengingat peralihan kepemilikan ke DRB-HICOM yang merupakan mitra dari VW.

Logo baru Datsun, tanpa matahari terbit

 

Ini adalah logo baru dari  Datsun yang dilahirkan kembali . Sudah tidak lagi menggunakan latar belakang matahari terbit, dan itu juga sangat logis karena Datsun tidak akan dijual di Jepang namun hanya di pasar yang sedang tumbuh tinggi.

 

“Datsun akan memberikan pengalaman berkendara yang berkelanjutan (sustainable motoring experience) bagi pelanggan yang optimistis dan sedang tumbuh di pasaran yang berkembang tinggi.  Datsun mewakili  80 tahun dari pengalaman pembuatan kendaraan Jepang dan merupakan bagian penting dari DNA Nissasn. Kendaraan Datsun akan mulai dijual di India, Indonesia dan Russia mulai 2014.” seperti dikatakan Direktur Nissan  Carlos Ghosn.

Indonesia adalah bagian penting dari rencana Datsun “Nissan akan membawa lapangan kerja dan kendaraan baru ke Indonesia. Kami akan mengembangkan kapasitas produksi kami dan menawarkan lini produk yang baru dan menyenangkan disini,” Ghosn menambahkan dalam statement dia.