World Premiere: 2013 BMW M6

M6 kembali diproduksi setelah dua tahun. Lebih bertenaga. lebih mewah dan lebih efisien dari sebelumnya.  Sejak badge “M6” dipasang pada bagian belakang sebuah BMW pada tahun 1987, model ikon ini merupakan gambar utama dari kemewahan dan kegunaan sehari-hari dari sebuah coupe BMW top of the line yang dikombinasikan dengan performa super car. Dan sekarang dalam tampilan generasi ke-3, BMW M6 juga akan ditawarkan dalam bentuk coupe 4 pintu dan convertible.

Seperti adiknya M5, maka M6 adalah kendaraan sport berperforma tinggi dengan potensi dinamis yang dapat dipergunakan di sirkuit.  Pada saat bersamaan maka M6 juga menjadi benchmark bagi kenyamanan mengemudi harian, fitur inovatif dan efisiensi bahan bakar.

Dan agar dapat mencapai target performa tersebut maka BMW M6 Coupe dan Convertible membagi mesin paling bertenaga yang dipasang oleh BMW M GmbH kedalam suatu kendaraan produksi. Mesin tersebut dipasangkan dengan transmsis torsi tinggi 7-speed M-Double Clutch Transmission (M-DCT).  Sebuah  Active M Differential yang mengoptimalisasikan pembagian tenaga pada roda belakang.  Mesin ini dikombinasikan dengan peningkatan sasis dan suspensi agar dapat menjamin performa mesin dapat ditransfer secara baik.

Sang Mesin: High-Revving V8 Engine dengan M TwinPower Turbo Technology.

Mesin baru yang terpasanga pada BMW M5 dan M6 mempunyai output tertinggi yang pernah dihasilkan sebuah kendaraan  BMW M,  dan pada saat bersamaan memberi keseimbangan yang optimal antara performa dan konsumsi bensin. Di karakterisasi dengan respon gas yang langsung, power band yang linier dan kurva torsi yang tinggi namun tetap datar.  Mesin baru menghasilkan output 10% lebih tinggi dari mesin V10 yang terpasang pada tipe sebelumnya dan torsi juga naik 30%. Pada saat bersamaan konsumsi bahan bakar dan  CO2 juga dapat dikurangi setidaknya  30%.

Untuk mencapai level performa yang diinginkan oleh sebuah BMW M6, maka para insinyur di BMW M memulai mengembangkan mesin V8 engine dari BMW X5 M – X6 M (secara internal dikenal sebagai S63) dan kemudian dikembangkan bagi tipe  M5 dan  M6 terbaru. Didesain secara internal sebagai S63Tü maka mesin ini menggunakan  M Twin Power technology yang sama dan dikombinasikan dengan  reverse flow V8 layout. Hasil yang diberikan adalah sebuah mesin yang dapat high-revving dengan M TwinPower Turbo Technology yang dapat memberi suatu intensitas yang baru dari dorongan yang bertenaga dimana kendaraan M sangat terkenal. Mesin 4.4-liter  memberi tenaga 560 hp (412 kW) pada putaran 5,750 – 7,000 rpm (dibanding 555 hp pada 6,000 rpm untuk S63), dan walau torsi maksimum berada pada 680 Nm dan terletak diantara putaran 1,500 sampai  5,750 rpm (dibanding 500 lb-ft dari putaran  1,500 sampai 5650 rpm pada S63). Rev limiter akan masuk pada 7,200 rpm (naik 200 rpm dari mesin S63 ). Rev band, yang memberikan akselerasi dinamis antara torsi maksimum dan tenaga puncak adalah tiga kali lipat dari mesin V1o yang terpasang pada M6 sebelumnya.

Seperti didalam mesin  V-8 dari X5 M, maka kedua twin-scroll turbochargers ditempatkan  (bersama dengan catalytic converters) diruang V yang ada pada kedua kepala silinder dengan reverse flow layout. Layout ini menghasilkan suatu desain yang sangat kompak dimana intake dipindahkan keluar mesin dan exhaust malah masuk kedalam. – kebalikan dari mesin  V konvensional. Panjang dari intake dan exhaust akhirnya dapat dikurangi dan diameter diperbesar,  sehingga dapat mengurangi kehilangan tekanan – terutama pada sisi exhaust.  Keuntungan tambahan adalah jarak yang semakin pendek antara ruang bakar silinder denagn konverter katalitik sehingga akan lebih cepat panas pada saat mesin dipanaskan sehingga dapat mengurangi emisi.

Cross-bank exhaust manifold yang telah dipatenkan diperkenalkan pertama kali pada mesin  S63 yang ada di X5 M dan juga terpasang pada S63Tü.  Exhaust manifold ini adalah suatu setup yang khusus 8-4 yang akan mengombinasikan exhaust dari dua silinder (pada kepala silinder yang berseberangan) dan rotasi crankshaft 360˚. Tiap 8 silinder adalah sama pada panjang sehingga menjamin timing regular dari gas buang.

7-speed M Double Clutch Transmission dengan Drivelogic

Mesin V8  M TwinPower Turbo dipasangkan dengan transmisi double clutch terbaru 7 percepatan yang dapat menangani torsi tinggi serta putaran tinggi dari mesin. M DCT dengan Drivelogic System dikembangkan khusus bagi M6 baru dan telah dimodifikasi sesuai dengan karakteristik performa mesin. Dia memberikan perpindahan gigi yang sangat cepat  baik pada saat mode otomatis (D) maupun mode manual (S). Tidak ada kopling yang dibutuhkan pada saat perpindahan gigi manual dan pengemudi tetap dapat menanam kakinya ke pedal gas pada saat berakselerasi. Pengemudi akan menggunakan M gear selector yang khusus dan dapat dipakai untuk memilih antara D dan S mode serta mundur. Kenyamanan ditingkatkan dengan adanya fungsi baru bernama Low Speed Assistance yang akan menghaluskan distribusi tenaga pada saat  stop-and-go traffic.

Active M Differential.

Active M Differential pada M6 terbaru adalah limited slip differential yang diatur secara elektronis untuk mendapatkan traksi optimal, stabilitas serta karakter sporty.

As roda belakang dengan multi-plate limited-slip differential bekerja dengan presisi tinggi dan sangat cepat. Control unitnya terhubung dengan Dynamic Stability Control (DSC) system melalui sebuah teknologi FlexRay high-speed data transfer  dan senantiasa memeriksa data yang terkumpul oleh sensor kepada DSC. Kemudian dia akan menggunakan informasi ini untuk menghitung jumlah gaya yang diperlukan untuk memberi traksi dan stabilitas optimal.  Data yang terekam pada sensor DSC juga dikirim bila  stability control system berada pada mode MDM atau dimatikan. Gaya mengunci dari differensial dapat bervariasi secara kontinyu antara 0 sampai 100%. Sistem ABS akan berfungsi terus dalam setiap situasi.

Sebagai tambahan data yang diberikan  DSC, maka Active M Differential’s control unit akan juga memperhitungkan posisi pedal gas, kecepatan putar ban serta gaya selip (yaw) dari kendaraan. Setiap situasi berkendara dianalisa sehingga kehilangan traksi dapat diminimalisir.  Active M-Differential juga dapat membuka kunciannya bila diperlukan pengstabilan dengan menginjak pedal gas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s