Munich Automobiles, Singapore. Exclusive Dealer BMW M pertama di dunia

Selasa lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi Munich Automobiles yang merupakan dealer ekslusif pertama bagi BMW M di dunia (baru-baru ini dibuka dealer M yang kedua di Rusia) . Kunjungan ini berkat kerja keras  Ibu Helena Abidin, Direktur Corporate Communications PT BMW Indonesia yang mengatur pertemuan dengan pihak Munich Automobiles.

Munich Automobiles bertempat di 30 Teban Gardens Crescent, Singapore yang berjarak kira-kira 10 km diluar dari kesibukan kota Singapura di daerah Jurong East. Alasan juga kenapa dealer eksklusif ini ditempatkan diluar kesibukan kota juga adalah untuk memberi keleluasaan bagi calon pembeli BMW M untuk dapat menguji BMW M- series tanpa takut macet dan sebagainya.

Di Munich Automobiles saya berjumpa dengan Mr.Kugan Vyranathan yang merupakan Marketing Manager dari Munich Automobiles. Dia bekerja di Munich Automobiles sejak pertama berdiri di 2010 dan telah bersusah payah membangun image dari exclusive M dealership dengan menggunakan budget yang sangat minim untuk promosi. Namun dia berhasil melakukannya dan bahkan melebih target penjualan yaitu 105 unit M.

Yang menarik adalah bahwa untuk meningkatkan penjualan maka after sales sangat penting untuk dijaga dan salah satu caranya adalah memberi sense of ownership bagi pelanggan-pelanggan BMW M. Yaitu dengan memberi mereka rasa memiliki dan diperhatikan oleh dealer dan juga mempunyai personal approach dimana sebagian besar pegawai di dealer Munich Automobiles mengenali para pelanggan.

Konsep space dari Munich Automobiles juga sangat menarik dimana terbagi dalam 2 bagian yaitu bagian penjualan dan bagian untuk servis.  Pada bagian penjualan konsep showroom adalah driving showroom dimana kendaraan dipasang berjajar seolah sedang berjalan dan biasanya mereka menempatkan 4 / 5 kendaraan dan satu show case yaitu BMW M3 GTS yang hanya ada 5 unit di Sinagpura.

Selain konsep driving showroom,  disisi dalam ada display satu unit showcase kendaraan dengan warna yang menarik, hal ini digunakan sebagai salah satu pemikat dan daya tarik didalam showroom. Diantara driving showroom dan sisi belakang kearah servis area dibuatkan area menunggu yang sangat nyaman dengan kursi kulit, open bar yang pelanggan bisa gunakan untuk minum kopi dan teh dan sebagainya. Tujuan dari konsep area menunggu yang nyaman adalah agar pelanggan BMW M dapat merasakan memiliki sebagian dari BMW M dealership dengan menjadikan Munich Automobiles sebagai tempat tongkrongan atau base camp. Bahkan menurut Mr.Kugan ada satu pelanggan yang hampir tiap hari berada di showroom hanya untuk bisa menyelesaikan pekerjaan atau sekedar refresh.

Yang menarik juga adalah ruang tunggu showroom dapat juga dipergunakan bila ada event-event dealer dan bahkan layar yang dipakai untuk memutar corporate video atau TVC dapat dimultigunakan untuk keperluan presentasi (itu baru namanya efisiensi).

Karena pembeli-pembeli BMW M adalah orang-orang spesial tentu mereka mempunyai keinginan tersendiri perihal kendaraan yang dipakainya. Dan tentu mereka tidak mau pasaran dengan kendaraan yang sama. Oleh karena itu di Munich Automobiles juga diberikan opsi BMW Individual dimana pelanggan dapat menentukan sendiri jenis kulit yang ingin digunakan ataupun kombinasi warna. Yang pasti mereka menyediakan contoh kulit dan contoh warna karena biasanya orang tidak dapat membayangkan bentuk dan rasanya seperti apa bila tidak dapat dilihat dan diraba dengan jelas.

Setelah puas mengelilingi bagian penjualan dari Munich Automobiles. Mr.Kugan membawa saya keliling dealership dan menunjukkan area khusus servis bagi BMW M serta lantai 3 yang khusus bagi BMW biasa. (Walau sesama BMW namun tetap ada bedanya).

Khusus bagi BMW M maka workshop berada di lantai dasar dan bisa dilihat dari showroom. Ruangannya sendiri ber-AC dan sangat bersih dan steril seperti ruang operasi. Tentu bengkel seperti ini menjadi idaman setiap pelanggan. Bagi BMW yang “normal” Munich Automobiles mempunyai workshop di lantai 3 dari showroom ini. Konsepnya juga tertutup dan mempunyai sedikitnya 8 workliftuntuk pengerjaan kendaraan

yang juga menarik adalah bahwa di dealer ini mereka mempunyai fasilitas body repair bahkan pemasangan bodykit. Yang hebat adalah mereka sanggup melakukan full body spray sesuai dengan standar BMW dan melepas semua engine parts dan sebagainya dan hanya memerlukan waktu 2 minggu untuk membongkar, mengecat dan memasang kembali.

Namun tidak hanya workshop yang sangat berkesan namun juga ruangan dimana Service Advisor berada dan dimana pelanggan dapat menunggu, karena walau terpisah dari bagian penjualan. Divisi after sales dan servis mempunyai ruangan yang sama nyamannya dan sangat memanjakan pelanggan. Sama seperti di penjualan ada open bar yang dapat dipergunakan untuk mengambil minum sepuasnya, menonton tv, menggunakan komputer atau sekedar berencana membeli lifestyle merchandise atau car care BMW.

Kunjungan terhadap Munich Automobiles adalah kunjungan yang tidak dapat dilupakan karena selain menjadi dealer BMW M pertama di dunia namun melihat passion dari para pekerja di Munich Automobiles terhadap BMW M dan kerja keras yang mereka berikan serta waktu yang sangat singkat untuk menghasilkan suatu konsep dealer yang luar biasa.

Tentu harapan saya APM di Indonesia dapat mengikuti jejak langkah seperti Munich Automobiles dimana Customer adalah Asset dan sangat penting untuk memberi mereka sense of ownership.

Note: Kebetulan saya sangat beruntung bisa melihat dari dekat BMW M5 F10 dengan warna Singapore Grey dengan interior Sakhir Orange. Tapi itu akan saya bahas di artikel yang lain. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s