Driving Under Influence (DUI)..perlu penegakan hukum segera

Belakangan ini banyak sekali kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian pengemudi. Salah satu kelalaian paling fatal adalah mengemudikan kendaraan dalam keadaan terpengaruh oleh zat-zat yang memabukkan (alkohol atau narkoba).

Sebelum kejadian “Xeniamaut” yang menewaskan 9 orang pejalan kaki, sering sekali terbaca di timeline @TMCPoldaMetro, kendaraan-kendaraan yang mengalami kecelakaan yang aneh-aneh seperti menabrak pohon dengan tiba-tiba atau masuk ke dalam kolam bunderan HI.

Rata diduga penyebabnya adalah karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Saya lihat di masyarakat tidak adanya kesadaran agar tidak mengemudi kendaraan dalam keadaan mabuk dan tidak adanya kampanye seperti “Don’t drink and Drive”

Polisi kalau dilihat dengan seksama hanya sekedar melakukan pemeriksaan kendaraan pada segi kelengkapan surat namun tidak melakukan pemeriksaan dari kelayakan pengemudi mengemudikan kendaraan. Sebaiknya Kepolisian Republik Indonesia harus mulai bekerja sesuai dengan tugasnya yaitu menegakkan hukum termasuk hukum lalu-lintas.

Kurangnya enforcement dari Kepolisian mengakibatkan masyarakat cuek dalam bertindak dan selalu melanggar aturan di jalan. Hal ini sering terlihat kalau kita berangkat kerja mulai dari menerobos lampu merah, berjalan zig zag dan sebagainya.

Namun kecelakaan yang diakibatkan oleh DUI sebaiknya harus diberi hukuman yang berat karena risiko yang ditimbulkan sangat besar karena menyebabkan korban orang lain.  Kecelakaan “Xeniamaut” memperlihatkan betapa rendahnya hukuman yang diberikan kepada pengemudi yang mabuk dimana penjara hanya 5 bulan dengan denda Rp 750.000.

Di Inggris hukuman bagi pengendara mabuk yang mengakibatkan orang tewas adalah 14 tahun penjara dengan denda tanpa batas .

Di UK masalah road safety sangat diperhatikan dan kecelakaan yang terjadi karena Drunk Driving atau Drug Driving termasuk sangat tinggi.  Ada banyak public announcement dan kampanye yang dilakukan dan salah satunya adalah oleh http://think.direct.gov.uk/ dimana mereka mempromosikan keselamatan berkendara.

Dibawah adalah contoh field impairment assessment yang dilakukan Polisi. Bila Polisi kita tanggap seharusnya melakukan pemeriksaan kepada semua pengemudi yang dicurigai sebagai pengendara dalam pengaruh zat memabukkan.

Don’t drink and drive advert UK

Public Announcement di Singapura

Kapan di Indonesia mau dibuat Don’t Drink and Drive??

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s