Spyshots:P3-21A di Jalan Tol Kerak, Malaysia

Berikut ada beberapa spyshots terbaru dari sedan terbaru Proton dengan kode P3-21A. Ini courtesy of funtastickodesign.wordpress.com

http://funtastickodesign.wordpress.com/2012/01/29/spyshots-p3-21a-ditemui-di-lebuhraya-karak-2/

Advertisements

Teaser: Lotus-Renault GP E20

Lotus F1 Team, yang sebelumnya dikenal dengan nama Lotus Renault GP, telah mengumumkan bahwa mobil mereka untuk 2012 berkode E20, ini berbeda dengan penamaan sasis selama ini oleh tim Renault yang berawalan R. Secara resmi naman  E20 adalah untuk memperingati sasis F1 yang ke-20 yang didesain di markas tim tersebut di Enstone yang merupakan markas besar sejak 1992. Mobil yang akan ditampilkan pada 5 Februari 2012 akan dikemudikan oleh Kimi Raikkonen dan Romain Grosjean.

Video: Trolling Mercedes kepada para pesaing

Mercedes-Benz selain terkenal sebagai mobil mewah juga sangat terkenal di Eropa sebagai kendaraan operasional taxi. Biasanya yang digunakan adalah E-class sedan ataupun E-class Touring.

Kali ini Mercedes-Benz Commercial Division, divisi truk dari Mercedes membuat Actros-Taxi. Actros adalah salah satu tipe truk Mercedes Heavy Duty yang paling banyak digunakan di Eropa untuk mentransportasikan barang seantero Eropa.

Pesaing utama dari MB Actros adalah Volvo, MAN, SCANIA dan DAF. Dan untuk memperkenalkan Actros 2012. Mercedes -Benz iseng membuat Actros Taxi dan sengaja menjemput penumpang yang bekerja di produsen pesaing mereka. Selain untuk keisengan juga sebagai upaya agar pesaing menjadi berpikir mengenai kualitas dari Actros. Kira-kira kalau dibikin iklan seperti ini di Indonesia ada yang sakit hati nggak ya?

World Premiere: Mobil-mobil BMW M Performance

Dengan BMW M Performance Automobiles, maka BMW M GmbH menambah empat model pengembangan baru kedalam range product mereka. Mobil-mobil ini mendapatkan peningkatan performa yang signifikan dan presisi M yang sangat terkenal dan merupakan harmonisasi antara mesin, sasis dan aerodinamika – dan digabung dengan kemudahan penggunaan sehari-hari dan efisiensi yang tinggi. BMW M550d xDrive, BMW M550d xDrive Touring, BMW X5 M50d dam BMW X6 M50d akan mendapatkan world premiere mereka pada pameran Geneva International Motor Show (8 – 18 Maret 2012). Market launch daro BMW M Performance Automobiles akan dimulai beberapa minggu belakangan.  BMW M550d xDrive dan BMW M550d xDrive Touring akan tersedia di showroom Jerman pada 12 Mei 2012 dan disusul oleh BMW X5 M50d dan BMW X6 M50d pada 16 Juni 2012. Dibawah ini adalah harga dari  BMW M Performance Automobiles di Jerman, termasuk PPN (19%):

BMW M550d xDrive – 80,800 EUR
BMW M550d xDrive Touring – 83,750 EUR
BMW X5 M50d – 82,300 EUR
BMW X6 M50d – 85,800 EUR

BMW M550d xDrive dan BMW M550d xDrive Touring akan dibangun di pabrik BMW di Dingolfing, yang juga merakit model yang lain dari BMW seri-5, BMW seri-6 dan sedan mewah BMW seri-7. BMW X5 M50d dan BMW X6 M50d akan diproduksi di pabrik BMW Plant Spartanburg di Amerika Serikat, yang merupakan pusat perakitan dari model BMW X didalam jaringan produksi global BMW Group.

Sekilas:

  • Range produk BMW M GmbH didasarkan pada model BMW saat ini; BMW M Performance Automobiles mendukung keluarga model tersebut dengan fokus kepada performa yang digabung dengan kegunaan sehari-hari dan efisiensi yang luar biasa; launching empat produk terbaru adalah:  BMW M550d xDrive Sedan, BMW M550d xDrive Touring, BMW X5 M50d dan BMW X6 M50d.
  • Penggunaan keahlian pengembangan BMW M GmbH dalam optimalisasi kelincahan, presisi serta emosi; maka  BMW M Performance Automobiles menampilkan suatu harmonisasi antara mesin, teknologi sasis dan desain yang sangat khas bagi model M;  exclusive, mesin yang sangat bertenaga; modifikasi yang sangat detail terhadap teknologi sasis dan transfer tenaga serta bodi kendaraan yang dioptimalisasi aerodinamikanya.
  • World premiere untuk mesin baru six-cylinder in-line diesel yang dikembangkan secara khusus untuk BMW M Performance Automobiles; baru, dan sangat unik.
  • Teknologi M Performance TwinPower Turbo: tiga turbochargers, common-rail direct injection dengan piezo injectors dan tekanan injeksi maksimum sebesar 2,200 bar; isi silinder sebesar 3000cc,  280 kW/381 hp, torsi maksimum : 740 Newton metres (546 lb-ft); respon spontan dengan penyampaian tenaga yang luar biasa pada putaran tinggi rpm.  Maksimum putaran adalah : 5,400 rpm; sangat ekonomis karena efisiensi yang dioptimalisasi dengan teknologi BMW EfficientDynamics, yang termasuk fungsi Auto Start-Stop dan mode ECO PRO.
  • Transmisi otomatis delapan percepatan dengan penggantian gigi yang ditingkatkan dan terpasang secara standar pada semua  BMW M Performance Automobiles;
    BMW xDrive intelligent all-wheel drive dengan optimalisasi pada dinamika berkendara; BMW M550d xDrive dan BMW X5 M50d dengan Performance Control, BMW X6 M50d dengan Dynamic Performance Control.
  • Setting suspensi khas M, bodyshell mounting, mounting mesin dan transmisi , sokbreker dan per, semua sistem kontrol standar dan opsional pada sasis serta mapping ulang  Servotronic mapping untuk setir hidrolik ; hasilnya adalah peningkatan kelincahan dan presisi dari situasi pengendaraan dinamis dengan peningkatan G-force yang sangat familiar pada mobil-mobil M.
  • BMW M550d xDrive mempunyai tombol  Driving Experience Control sebagai standar, dan termasuk mode ECO PRO mode;BMW M550d xDrive Touring juga menggunakan suspensi udara pada bagian belakang dengan automatic self-levelling; kedua model mempunyai opsi  Dynamic Damper Control dan Adaptive Drive termasuk anti-roll control.
  • BMW X5 M50d dan BMW X6 M50d terpasang suspensi udara sebagai standar pada as belakang dengan self-levelling, Adaptive Drive standard pada BMW X6 M50d dan tersedia sebagai opsi pada BMW X5 M50d.
  • Desain modifikasi yang sangat familiar dalam style M membuat tampilan tiap model berbeda dan memberi optimalisasi aerodinamis; spion luar dan tiang intake dengan warna  Ferric Grey metallic ; knalpot dengan bentuk trapezoid; BMW Individual High-gloss Shadow Line; 19-inch M light-alloy wheels dengan double-spoke design standard pada BMW M550d xDrive dan BMW M550d xDrive Touring; 19-inch M light-alloy wheels dalam desain standar V-spoke pada BMW X5 M50d; 20-inch M light-alloy wheels dengan desain double-spoke design standard pada BMW X6 M50d; exclusive 20-inch M light-alloy wheels dengan warna Ferric Grey yang tersedia sebagai opsi untuk semua model; penamaan model pada sil pintu, bagasi,  dan bagi BMW X5 M50d dan BMW X6 M50d, juga didalam instrument cluster; engine cover dengan “M Performance” badge.
  • Desain interior yang memberi karakter sporty, tongkat persneling dengan logo M; kulit eksklusif  Alcantara/Nappa pada jok M sports dalam warna hitam (BMW X5 M50d, BMW X6 M50d) atau Alcantara/Cloth dalam warna Grey Shadow (BMW M550d xDrive) dengan jahitan kontras dan logo M yang di emboss ; M leather steering wheel with gearshift paddles; BMW Individual roof liner in Anthracite; interior trim strips in Brushed Aluminium Shadow (BMW X5 M50d, BMW X6 M50d) or Aluminium Hexagon (BMW M550d xDrive); interior sound design menambah suasana pada soundtrack karakteristik mesin enam silinder
  • Semua BMW M Performance Automobiles mempunyai perlengkapan kenyamanan sebagai standar dan individualisasi dapat digunakan dengan begitu banyaknya opsi bagi BMW 5 Series, BMW X5 dan BMW X6 ; termasuk Comfort Access, automatic tailgate operation (yang merupakan standar di Jerman pada BMW X6 M50d dan BMW M550d xDrive Touring), hands-free tailgate opening (BMW M550d xDrive, BMW M550d xDrive Touring), electrically operated glass/panoramic sunroof, doors with Soft Close Automatic function, trailer coupling, heated steering wheel, active seats, Adaptive LED Headlights (BMW X6 M50d), sistem navigasi dengan penyimpanan harddisk , high-quality audio dan rear-seat entertainment systems.
  • Banyak pilihan dari driver assistance systems dan mobility services dari BMW ConnectedDrive yang tidak dapat tertandingi oleh pesaing: Head-Up Display, Adaptive Headlights, High-Beam Assistant, BMW Night Vision with pedestrian recognition (BMW M550d xDrive), Active Cruise Control with Stop & Go function, Lane Change Warning System(BMW M550d xDrive), Lane Departure Warning System(BMW M550d xDrive), rear-view camera with Top View (BMW X5 M50d, BMW X6 M50d), Surround View (BMW 550d xDrive),
    Speed Limit Info, internet access, extended integration untuk smartphones dan music players, Real-Time Traffic Information dan aplikasi untuk web radio dan menggunakan Facebook dan Twitter.
  • Mesin:
    Six-cylinder in-line diesel dengan M Performance TwinPower Turbo technology, aluminium crankcase, tiga turbochargers (high-pressure, dengan variable turbine geometry), common-rail direct injection dengan piezo injectors, tekanan injeksi maksimum: 2,200 bar.
    Volume Isi : 2,993 cc,
    Output: 280 kW/381 hp at 4,000 – 4,400 rpm,
    Max. Torsi: 740 Nm (546 lb-ft) at 2,000 – 3 000 rpm,
    Output spesifik : 93.6 kW/127.3 hp per liter dari volume.
  • BMW M Performance models: angka performa, konsumsi bensin dan , CO2 emissions:
    BMW M550d xDrive Sedan:
    Akselerasi [0 – 100 km/h (62 mph)]: 4.7 detik,
    Kecepatan Puncak: 250 km/h (155 mph),
    Konsumsi bensin rata-rata: 6.3 liters/100 kilometer (44.8 mpg imp),
    CO2 emissions: 165 g/km, exhaust standard: EU6.
    BMW M550d xDrive Touring:
    Akselerasi [0 – 100 km/h (62 mph)]: 4.9 detik,
    Kecepatan Puncak: 250 km/h (155 mph),
    Konsumsi bensin rata-rata: 6.4 liter/100 kilometer (44.1 mpg imp),
    CO2 emissions: 169 g/km, exhaust standard: EU6.
    BMW X5 M50d:
    Akselerasi [0 – 100 km/h (62 mph)]: 5.4 detik,
    Kecepatan Puncak: 250 km/h (155 mph),
    Konsumsi Bensin rata-rata: 7.5 liter/100 kilometer (37.7 mpg imp),
    CO2 emissions: 199 g/km, exhaust standard: EU5.
    BMW X6 M50d:
    Akselerasi [0 – 100 km/h (62 mph)]: 5.3 detik,
    Kecepatan Puncak: 250 km/h (155 mph),
    Konsumsi bensin rata-rata: 7.7 liter/100 kilometer (36.7 mpg imp),
    CO2 emissions: 204 g/km, exhaust standard: EU5.

BMW menampilkan ConnectedDrive Connnect (CDC), menyetir handsfree di jalan raya.

Di video ini BMW menampilkan hasil terakhir dari ConnectedDrive Connect (CDC) pada sebuah Seri-5 F10. Sistem CDC ini mampu membuat kendaraan menyetir sendiri dan bisa memperhitungkan lalu lintas yang ada. Sistem ini dikembangkan terutama untuk memberi kemudahan kepada pengemudi untuk tidak menggunakan tangannya pada saat di jalan bebas hambatan (Autobahn).

“Mobil mematuhi aturan lalu lintas,” seperti dikatakan narator video ini.  Dengan sistem CDC maka mobil dapat berakselerasi, rem dan menyalip kendaraan yang lain sambil menganalisa kondisi jalan yang ada. Sistem yang dikembangkan BMW ini menggunakan radar, kamera, laser scanners, dan ultrasound distance sensors untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.

BMW mengatakan bahwa sistem CDC juga dapat mengatur kendaraan menyalip kendaraan yang lebih pelan dengan mencari area yang kosong agar dia dapat masuk lajur dengan aman.

“Tantangan utama kita adalah mengembangkan algoritma yang dapat menangani situasi baru. Pada prinsipnya sistem bekerja pada semua jalan bebas hambatan yang pernah kami petakan sebelumnya dan dengan akurasi per sentimeter” seperti yang dikatakan Nico Kaempchen, project manager dari Highly Automated Driving pada BMW Group Research and Technology.

Di kendaraan elektrik pertama , i3, maka BMW akan menawarkan fitur “traffic-jam” atau “macet” yang mengizinkan kendaraan untuk dapat berakselerasi, memelan dan mengemudi dengan kecepatan sampai dengan 40km/h, selama pengemudi masih meletakkan satu tangan pada setir.

Launching MINI Countryman di Indonesia

Hari ini Jum’at 27 Januari 2012, BMW Group Indonesia menghadirkan model terbaru MINI di Indonesia yaitu MINI Countryman. Acara peluncuran produk baru dari MINI dikemas sangat unik dengan tampilan luar seperti container namun interior yang seperti berada didalam suatu club.

Launching gaya seperti ini sangat unik dan mungkin baru pertama dilakukan di Indonesia dengan gaya seperti ini apalagi mengingat kebingungan saya pertama kali mendapatkan undangan dari BMW Group Indonesia kok mengadakan acara di Parkir Timur Senayan namun ternyata mereka memberikan kejutan dengan menyiapkan arena launching seperti ini.

Acara dibuka terlebih dahulu oleh Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Ramesh Divyanathan. Dengan penampilan yang energik dan trendy seperti brand MINI, Ramesh berterima kasih atas kehadiran dan kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap BMW Group Indonesia dan bahwa ini adalah peluncuran yang pertama di 2012. MINI sendiri merupakan pemain baru namun diharapkan dengan strategi yang tepat dapat mencapai angka penjualan yang baik. Bersama dengan pembukaan dari Ramesh Divyanathan diperkenalkan juga Presiden Direktur dari PT. Maxindo International Nusantara Indah, Joe Surya. Maxindo sendiri merupakan mitra dari BMW Group Indonesia untuk memasarkan brand MINI.

0

Usai perkenalan maka acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai brand MINI sendiri oleh MINI Manager, Jentri W. Izhar. Disini dipaparkan time line dari MINI sendiri yang dimulai sejak 1959 dengan desain sederhana dari Sir Alex Issigonis sampai dengan akusisi Rover Group oleh BMW Group pada tahun 1994 dan pemisahan MINI pada tahun 2000 oleh BMW Group dan peluncuran MINI terbaru di tahun 2001.

Disini Jentri memaparkan juga filosofi dari MINI sendiri serta target market dari MINI dimana target utamanya adalah individu-individu yang dinamis, excited serta sangat creative.

Didalam presentasinya juga dipaparkan Unique Selling Points dari MINI itu sendiri dan bagaimana itu dapat meningkatkan fanatisme customer terhadap brand MINI, yaitu: Desain yang otentik dan emosional, rasa pengendaraan seperti go-kart (tentu tidak dengan setir yang berat), mesin high-tech dengan performa yang luar biasa serta begitu banyak opsi yang dapat diberikan pada sebuah MINI.

Usai presentasi MINI maka dimulai puncak acara dari peluncuran MINI Countryman yang baru di Indonesia. Dua MINI Countryman dihadirkan di area peluncuran,  dengan sedikit menipu media kita membidik suatu container kosong padahal Countryman malah datang dari luar ruangan dan berhenti dibelakang media. Tentu sedikit kocar-kacir cari posisi namun langsung dimulai dengan product presentation oleh Production Planning Manager BMW Group Indonesia, Dennis Kadaruskan.

Dua MINI Countryman dihadirkan yang satu berwarna Light White dan Surf Blue. Countryman berwarna Surf Blue sudah ditambah dengan beberapa aksesoris tambahan seperti scuff plate depan, belakang, samping dan foglamp pada grille serta cover spion dan spion dalam serta atap dengan motif Union Jack.

Seperti juga dikatakan oleh Ramesh Divyanathan. “MINI Countryman masih tetap sama asyik untuk dikemudikan dan tidak berbeda dengan model MINI-MINI yang lain”. Dan inipun terlihat pada tampilan Countryman yang walau berukuran sedikit lebih besar dari MINI Coupe biasa namun masih kelihatan atletis namun ditambah fungsional. MINI Countryman dipasarkan dengan dua jenis mesin bensin yaitu 1600cc namun dengan output yang berbeda yaitu 120dk dan 184 dk bagi versi MINI Cooper S Countryman. Mesin di MINI Cooper S Countryman dilengkapi dengan twin scroll turbocharger, direct injection, serta fully variable valve management. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi otomatis Steptronic enam percepatan.

MINI sendiri memasukkan dua versi MINI yaitu MINI Cooper Countryman dan MINI Cooper S Countryman.

Yang juga menarik dari MINI Countryman ini adalah bahwa semua MINI dilengkapi dengan fitur MINI Connected.

MINI Connnected adalah program khusus pengguna Iphone untuk melakukan akses berbagai macam fungsi yang inovatif yang dapat membuat pengalaman berkendara semakin menyenangkan. MINI Connected ini mendukung fungsi entertainment serta Social Networking. Jadi konsumen masih dapat melakukan akses posting pada beberapa jaringan media sosial seperti Facebook dan Twitter. Serta dengan adanya fungsi Dynamic Music maka perjalana diiringi serangkaian lagu pilihan yang dapat menyesuaikan dengan kelajuan dari kendaraan tersebut.

Sebagai tambahan, MINI juga memiliki fitur Driving Excitement untuk menambah keasyikan berkendara. Dengan Driving Excitement maka pengemudi mendapatkan informasi mengenai kondisi lalu lintas dan cuaca diluar.

Level oli dan kondisi mesin

MINI Connected Driving Excitement App Performance

Lalu ada juga fitur Digital Sports Instrument yang dapat menunjukkan tenaga dan torsi yang digunakan.

Fitur keselamatan yang dipasang pada MINI terdiri dari.Dynamic Traction Control (DTC), Dynamic Stability Control (DSC), ABS-EBD, Cornering Brake Control (CBC), Brake Assist serta Hill Assist dan yang pasti enam airbag.

Selain itu sama seperti kendaraan BMW maka MINI akan mendapatkan paket MINI Service Inclusive yang berupa perawatan rutin cuma-cuma selama 5 tahun atau 70.000km dan garansi dua tahun tanpa batas kilometer.

Model                                                             MINI Cooper Countryman           

Mesin                                                                4 silinder segaris, bensin

Kapasitas – CC                                                1.598

Tenaga – HP/RPM                                        120/6.000

Torsi – Nm/RPM                                          160/4,250

Akselerasi 0-100km/jam – detik           11,6

Konsumsi BBM – km/liter                         13,2

Emisi CO2 -gram/km                                  177

Harga off the road Jakarta                      Rp. 579.000.000,-

Model                                                            MINI Cooper S Countryman       

Mesin                                                              4 silinder segaris, bensin

Twin scroll turbocharger, direct fuel
injection

Kapasitas – CC                                              1.598

Tenaga – HP/RPM                                      184/5,500

Torsi – Nm/RPM                                        240/1,600-5,000
(Overboost: 260Nm/1,700-4,500)

Akselerasi  0-100km/jam – detik        7,9

Konsumsi BBM – km/liter                        13,3

Emisi CO2 – gram/km                                 175

Harga off the road Jakarta                       Rp. 659.000.000,-

Mitsubishi ASX akan dirakit di Indonesia mulai 2012

Mitsubishi Motors Company (MMC) telah mengumumkan akan memulai produksi dan penjualan dari ASX (atau juga dikenal dengan Outlander Sport) di Indonesia. Ini akan terjadi pada semester pertama tahun fiskal 2012 MMC. Tahun fiskal 2011 bagi MMC diakhiri pada 31 Maret tahun ini, jadi perakitan akan dimulai setidaknya pada bulan April sampai  September. Crossover kompak ini akan dirakit di pabrik milik P.T. Krama Yudha Ratu Motor Factory (KRM), yang merupakan perakit MMC di Indonesia.

“Pengenalan dari  Outlander Sport akan menjadi awal baru bagi KTB (P.T. Krama Yudha Tiga Berlian Motors, distributor eksklusif MMC di Indonesia ) dan MMC,”  seperti yang dikatakan MMC President Osamu Masuko di Jakarta.

Ini adalah bagian dari usaha MMC  untuk mengkonsentrasikan semua resources di emerging markets .  Pertumbuhan yang tinggi di ASEAN menjadi prioritas utama.  Untuk Malaysia, MMC mengumumkan pada bulan September 2011 bahwa mereka akan melakukan kolaborasi strategis dengan  Proton yang akan memproduksi mesin bagi MMC. Scope pekerjaan termasuk produksi bersama dari kendaraan Mitsubishi pada pabrik  Proton di Tanjung Malim, serta sharing komponen antara MMC Mirage dan “Global Small Car” milik Proton.

Pada saat itu ASX dikatakan akan dirakit CKD di Malaysia namun saat ini sepertinya Indonesia mendapatkan pekerjaan tersebut. Yang harus diingat sekarang adalah bahwa kolaborasi antara Proton-MMC dibuat sebelum Proton mendapatkan pemilik baru yaitu  DRB-Hicom. Dan apakah bekerjasama dengan MMC akan sesuai dengan planning DRB bagi Proton?

Source: Paultan.org