Test Drive Hyundai Grand Avega A/T

Pada 22 September 2011 di Panahan Senayan. Car & Tuning Guide memberi kesempatan untuk test drive 6 kendaraan secara gratis yaitu

  1. Chevrolet Captiva 2.4 facelift
  2. Hyundai Grand Avega A/T
  3. Daihatsu Sirion A/T
  4. Honda Jazz S A/T
  5. Toyota Grand New Kijang Innova 2.0 G
  6. Peugeot 5008
Tujuan utama sebenarnya ingin coba Hyundai Grand Avega karena penasaran dengan desain yang sudah sangat berubah dibanding yang dulu. Dulu istilahnya seperti buaya sekarang malah jadi seperti angsa yang cantik….halah 
Dulu
Sekarang
First Impression 
Kesan pertama waktu lihat tidak seperti kendaraan yang murahan. Tarikan design yang sangat impresif berkat hadirnya Thomas Buerkle ex-designer BMW.  Dimana kelihatan banyak ciri2 dari BMW pada design Hyundai.  Pada Hyundai Grand Avega kita bisa lihat pada sisi belakang yang sepintas mirip dengan BMW 1 Series.
Design foglamp yang unik serta headlamp tipe wrap around yang menjadi trend masa kini. Ditambah dengan bentuk yang seolah jadi trademark Hyundai mulai dari new Sonata, Tucson, Grand Avega dan turun ke keluarga i10, 30, 40 dst
Yang sedikit disayangkan ukuran velg yang sangat kecil 14 inch. Mungkin kompensasi harga dan mencari kenyamanan.
Interior
 Design interior yang sangat segar ditambah dengan bahan dasbor yang cukup berkualitas. Walau tidak soft touch namun mempunyai kesan yang kokoh. Head unit menggunakan 2Din merek Clarion dan terintegrasi dengan steering control. Tata suara cukup baik untuk kendaraan standar. Yang disukai terutama adalah posisi duduk yang cukup baik. Padahal saya termasuk orang yang perlu sedikit kelebaran pada bagian pengemudi. Penempatan pedal juga cukup baik.
Akomodasi dan impresi berkendara 
Untuk sekelas harga 160-170 juta saya kira merupakan salah satu yang terbaik. Bantingan mirip dengan kendaraan Eropa yang terasa mantap dan tidak ada goncangan yang menganggu. Namun memang terasa ada sedikit ayunan berlebih. Sehingga ada baiknya rate per diperkeras atau ganti velg dengan 15 inch (yang pasti akan dilakukan sebagian besar pemilik di Indonesia :))
Pada saat pengendaraan berat setir juga sangat baik. Tidak terasa dia seperti karet atau bawa kapal yang besar. Masih termasuk cukup tajam walau tidak setajam Ford atau BMW tapi masih lebih baik daripada kendaraan Jepang lain.
Penggunaan  transmisi matic dengan teknologi Steptronic merupakan hal yang baru untuk kelas harga ini namun transmisinya  cukup responsif untuk menarik mesin 1400cc. Memang kurang galak tapi kalau untuk day to day use saya kira cukup baik.
Biasanya kendaraan dengan design progresif suka susah kita melihat sekeliling namun Hyundai Grand Avega cukup mengurangi adanya Blind Spot sehingga kita bisa lihat jalanan dengan leluasa.
Safety
Masih disayangkan Grand Avega tidak dilengkapi dengan adanya airbag ataupun ABS+EBD. Namun karakter konsumen Indonesia yang tidak terlalu mementingkan feature safety dan tidak adanya regulasi pemerintah yang mengatur hal ini membuat ATPM menjual kendaraan yang saya anggap kurang safe. Tapi kalau dilihat dari value for money dibanding kendaraan yang lain masih termasuk cukup baik.
Kesimpulan
Hyundai Grand Avega merupakan kendaraan dengan design yang segar dan pengendaraan yang jauh lebih menyenangkan dibanding kendaraan pendahulunya. Tapi jangan harap terlalu banyak karena ini adalah kendaraan yang nyaman digunakan untuk day to day use / pergi dari rumah ke kantor atau sekedar bermalam minggu ke tempat gaul.
Rating saya 3.5  dari 5 bintang
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s