Europe Road Trip 2010 Amsterdam to Konstanz Part – 1

Saya mau bagi pengalaman sedikit mengenai perjalanan saya ke Eropa pada 2010 lalu. Ini adalah perjalanan pertama kali setelah pindah ke Indonesia 21 tahun yang lalu.

Tujuan utama sebenarnya ke Eropa adalah dalam rangka kerja, kebetulan ada konferensi internasional yang harus dihadiri dan ada rezeki bisa pergi ke kota kelahiran saya. :). Tentu tahu bahwa saya bisa ke Belanda setelah sekian lama maka sudah direncanakan jalan2 mau kemana saja. Pertama sempat kepikiran mau ke Chech Republic tp ternyata kalau rental mobil dilarang masuk jalur itu. Akhirnya setelah diputuskan melakukan perjalanan secara melingkar yaitu Amsterdam – Konstanz – Swiss – Stuttgart – Amsterdam.

Perjalanan yang memakan waktu 5-6 hari dengan berkendara sendiri dan merupakan perjalanan tak terlupakan. Mungkin pertanyaannya sekarang kenapa mau jalan seperti itu. Hal ini karena saya senang mengendarai mobil, mendapat kesempatan langka mengendarai mobil di Eropa yang tertib dan yang paling utama ingin mencoba jalanan terbaik di Eropa menurut BBC Top Gear yaitu Fluella Pass, San Bernardino Pass, Julier Pass dsb.

Bersyukur dengan adanya internet maka dimulailah kegiatan browse daerah yang ingin dikunjungi, booking hotel buat sleepover dan yang penting cari rental termurah. Rencana awal maunya rental di Jerman karena mereka punya rate lebih murah drpada negara lain tp setelah dihitung dengan selisih tiket KA dan terbuangnya waktu akhirnya didapatlah penyewaan di Amsterdam di Hertz.

Di Hertz saya coba book kelas mobil kecil setara Yaris / JAzz. Yang didapat adalah Fiat Punto Evo. Walau pertama ragu tp akhirnya jatuh cinta juga dengan mobil kecil ini. Sayang belum masuk Indonesia. (note. sebaiknya kalau mau perjalanan jarak jauh di Eropa disarankan sewa kendaraan sedikit besar dan diesel )

Saya berangkat pada Sabtu pagi dari Amsterdam pada pukul 10.00. Setelah pamitan terlebih dahulu kepada paman dan tante yang ada di Belanda saya pergi belanja ke Albert Heijn (semacam Giant / Carrefour) untuk membeli bekal buat diperjalanan. Roti, Mentega, Keju, Selai Kacang berharga total 19 Euro dan ternyata saya bisa hidup dengan 19 Euro selama 5 hari wkwkwkwkkwkw

Perjalanan tol dari Belanda ke Jerman sedikit membosankan karena tidak bisa lebih dari 120 km/h dan bahkan banyak sekali Kamera Pengukur Kecepatan. Tapi setelah masuk ke perbatasan Jerman baru mulailah kesenangan.. Kecepatan unlimited tergantung kekuatan mobil. Berhubung bawa mobil 1400 cc gw paling mentok bisa lari 190 km/h. Kalau sempat rental Audi atau VW Passat kayaknya bisa lebih dari 200 km/h. Disini kita lihat benar2 German Engineering at its best. Toll yang terawat, mulus serta mobil yang gila2 larinya. (Kebanyakan pakai Audi dan BMW)

Amsterdam ke Konstanz kira2 780 km dan perlu 7 – 8 jam untuk saya jalani. Saya tiba di Konstanz pada pukul 18.00

Konstanz sendiri merupakan kota tepi danau Boden (Bodensee) yang membatasi 3 negara yaitu Swiss, Austria dan Jerman.

Memasuki Konstanz seperti masuk ke dalam buku cerita HC Andersen. Banyak sekali kastil dan bangungan lama. Karena sudah berkendara selama 7 jam tentu badan rasanya mau rontok, jadi saya langsung coba mencari alamat hotel yang sudah saya book via booking.com yaitu Apartment Hotel Konstanz. Kebetulan ini adalah hotel yang mempunyai kamar seperti Apartemen dan sangat nyaman dan indah. Masuk ke lobby hotel sangat sepi dan disambut oleh bagian reservasi seorang cewek Jerman berambut coklat yang sangat cantik dengan mata biru. Sampai sekarang masih terbayang. Sayang nggak sempat bikin foto karena kecapean.

Berhubung masuk Konstanz  sudah sore dan cenderung gerimis akhirnya saya putuskan untuk stay dulu di hotel untuk istirahat,karena saya sudah rencanakan untuk tinggal di Konstanz utk 2 hari Saya akan sambung mengenai Konstanz di cerita selanjutnya